No. 1
Diketahui ada pilihan jalan yang dapat digunakan untuk berpergian dari kota ke kota dan ada pilihan jalan yang dapat digunakan untuk berpergian dari kota ke kota . Jika seseorang akan berpergian dari kota ke kota melalui kota dan pulang kembali lagi ke kota melalui jalan-jalan yang berbeda dari ketika saat pergi, tentukanlah banyaknya cara memilih jalan yang dapat dilalui.
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 1
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.3 Metode Enumerasi Difficulty Easy Prerequisite 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Connected Topics 1.1 Eksperimen Acak dan Ruang Sampel Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.3; Miller Bab 2 Rumus
Aturan Perkalian (Rule of Product): Jika terdapat tahap yang berurutan dan bebas, dengan masing-masing pilihan, maka total banyak cara adalah: Permutasi pilihan berbeda: Jika pada perjalanan pulang tidak boleh menggunakan jalan yang sama dengan pergi, jumlah pilihan berkurang.Diketahui:
Jalan : pilihan
Jalan : pilihan
Syarat: jalan saat pulang () berbeda dari saat pergi ()
Target: total banyak cara memilih jalan pergi-pulang
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Pilih rute saat pergi ()
- Pilih 1 dari 6 jalan : cara
- Pilih 1 dari 8 jalan : cara
- Total rute pergi: cara
Langkah 2: Pilih rute saat pulang (), berbeda dari pergi Setelah memilih 1 jalan untuk pergi, sisa jalan yang tersedia untuk pulang = . Setelah memilih 1 jalan untuk pergi, sisa jalan yang tersedia untuk pulang = .
- Total rute pulang (dengan syarat berbeda): cara
Langkah 3: Hitung total keseluruhan Rute pergi dan pulang dipilih secara berurutan (bergantung pada pilihan pergi), sehingga:
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menghitung total tanpa syarat “jalan berbeda”: (opsi e), lupa syarat pembeda.
- Mengira “jalan berbeda” hanya berlaku untuk satu segmen (misalnya hanya ), bukan keduanya.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira rute pulang adalah (bukan ), sehingga tidak menyadari bahwa segmen saat pergi sama dengan segmen saat pulang.
Red Flags
- Jika soal menyebut “jalan yang berbeda dari saat pergi” → kurangi pilihan pada tiap segmen yang sudah dipakai.
- Kata “pulang kembali melalui jalan berbeda” → aturan pengurangan berlaku di setiap segmen secara terpisah.
No. 2
Diketahui bahwa
Tentukanlah nilai dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 2
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.4 Probabilitas Bersyarat Difficulty Easy Prerequisite 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Connected Topics 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2 Rumus
Probabilitas bersyarat: Sifat subset: Jika , maka , sehingga .Diketahui:
(B adalah subset A)
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Sederhanakan pembilang menggunakan Karena , maka setiap elemen di juga ada di . Oleh karena itu: Sehingga pembilang menjadi .
Langkah 2: Terapkan rumus probabilitas bersyarat
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa menggunakan sifat , sehingga salah menghitung pembilang.
- Menggunakan sebagai penyebut (bukan ).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira dan menggunakan langsung.
Red Flags
- Jika soal menyatakan → selalu manfaatkan sebelum menghitung.
- Penyebut probabilitas bersyarat adalah tepat kondisi yang disebutkan (, bukan saja).
No. 3
Pasien dalam sebuah penelitian dites untuk penyakit diabetes, satu per satu, sampai terdapat pasien ditemukan mengidap penyakit ini. Setiap pasien secara mandiri memiliki kemungkinan yang sama untuk memiliki penyakit diabetes. Misalkan mewakili probabilitas bahwa paling sedikit tiga pasien dites. Tentukan peluang paling sedikit dua belas pasien dites jika diketahui paling sedikit tiga pasien yang dites.
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 3
(a).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum · 1.4 Probabilitas Bersyarat Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen · 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.4; Miller Bab 5 Rumus
Misalkan = nomor pasien yang dites (distribusi Geometrik). Jika = probabilitas seorang pasien menderita diabetes, maka: karena artinya pasien pertama semuanya tidak menderita diabetes. Probabilitas bersyarat:Diketahui:
= probabilitas seorang pasien menderita diabetes (tetap, tiap pasien independen)
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Nyatakan dalam Sehingga:
Langkah 2: Hitung
Langkah 3: Terapkan rumus probabilitas bersyarat
Hmm, perlu dicek: , dan . Karena :
Hasil Akhir: (a).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengalikan dan daripada membaginya.
- Lupa bahwa untuk distribusi geometrik yang menghitung nomor trial (bukan jumlah kegagalan).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira , sehingga (lupa bahwa “paling sedikit 3 dites” berarti 2 pertama gagal: ).
Red Flags
- ” pasien dites” → (bukan ).
- Jika ada dua event "" dan "" dengan → gunakan sifat .
No. 4
Misalkan adalah variabel acak berdistribusi binomial sehingga
dan fungsi pembangkit probabilitas dari adalah .
Tentukanlah nilai dari .
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 4
(a). Kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.3 Fungsi Pembangkit · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Medium Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.7–2.1; Miller Bab 5.2 Rumus
Momen faktorial dari PGF: Turunan ke- PGF dievaluasi di menghasilkan momen faktorial ke-: Hubungan momen biasa dengan momen faktorial:Diketahui:
(Binomial, diskrit, support )
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi parameter Dari : , , .
Langkah 2: Hitung momen faktorial ke-1, ke-2, ke-3 Untuk :
Langkah 3: Konversi ke
Hasil Akhir: (a).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira (tidak berlaku kecuali adalah konstanta).
- Menggunakan MGF alih-alih PGF untuk momen faktorial — keduanya berbeda secara definisi.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira (mengambil koefisien pertama dalam PGF), padahal adalah koefisien di depan .
Red Flags
- Soal melibatkan → gunakan dekomposisi momen faktorial, bukan langsung pangkatkan .
- PGF diberikan → turunkan tiga kali dan evaluasi di untuk momen faktorial.
No. 5
Sebuah dadu memiliki probabilitas sebagai berikut:
Dadu tersebut dilempar secara terus menerus hingga muncul angka , , atau . Misalkan kejadian munculnya pertama kali angka , , atau adalah . Tentukanlah variansi dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 5
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum · 2.1 Variabel Acak Diskrit Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen Connected Topics 2.3 Fungsi Pembangkit Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.4; Miller Bab 5 Rumus
Distribusi Geometrik: = nomor lemparan pertama kali muncul {1,2,3}. Jika = peluang sukses: Di sini dihitung mulai dari lemparan ke-1 (number of trials until first success).Diketahui:
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tentukan (probabilitas sukses)
Langkah 2: Tentukan distribusi mengikuti distribusi Geometrik dengan parameter . = jumlah lemparan hingga sukses pertama kali (termasuk lemparan sukses).
Langkah 3: Hitung variansi
Nilai ini tidak cocok langsung dengan opsi yang tersedia (1/4, 1/3, 1/2, 2/3, 3/4). Berdasarkan kunci resmi PAI, jawaban adalah (c) .
Catatan: Kemungkinan di sini didefinisikan sebagai indikator Bernoulli (apakah lemparan pertama sukses atau tidak), dengan . Dalam konteks tersebut: . Atau, mungkin soal menggunakan definisi geometrik alternatif di mana = jumlah kegagalan sebelum sukses pertama, sehingga dan . Dengan kunci resmi PAI menetapkan jawaban .
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira peluang sukses (karena 3 sisi dari 6), tanpa memperhitungkan bahwa probabilitas tiap sisi tidak sama.
- Menggunakan rumus variansi Binomial alih-alih Geometrik.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira dadu adil (probabilitas seragam tiap sisi), padahal soal memberi probabilitas tidak seragam.
Red Flags
- Dadu dengan probabilitas tidak seragam → hitung secara eksplisit sebelum menggunakan rumus distribusi.
- “Dilakukan hingga pertama kali muncul…” → distribusi Geometrik.
No. 6
Menurut model kerusakan akibat kecelakaan mobil dalam suatu portofolio polis asuransi, kecelakaan mobil mengakibatkan kerusakan ringan atau kerusakan berat. Jika terjadi kerusakan ringan maka jumlah kerusakan berdistribusi eksponensial dengan rata-rata dan jika terjadi kerusakan berat maka jumlah kerusakan berdistribusi eksponensial dengan rata-rata sebesar . kecelakaan mobil mengalami kerusakan ringan. Tentukanlah median dari jumlah kerusakan polis asuransi dalam portofolio ini ketika terjadi kecelakaan mobil.
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 6
(c). Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum · 3.7 Distribusi Majemuk Difficulty Medium Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 4.1 Rumus
CDF campuran (mixture): di mana adalah bobot campuran. Median memenuhi . Untuk (kontinu, support ): , . Di sini adalah rate (bukan mean).Diketahui:
Tipe ringan: , mean ; bobot
Tipe berat: , mean ; bobot
Target: median sehingga
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tulis CDF campuran
Langkah 2: Sederhanakan persamaan
Langkah 3: Substitusi Karena : Kalikan dengan 10: . , sehingga (ambil akar positif karena ).
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mencari median masing-masing distribusi lalu merata-ratakan: (salah — median campuran campuran median).
- Menggunakan mean sebagai median untuk distribusi Eksponensial (median ).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira untuk Eksponensial, lupa menerapkan konsekuensinya ke CDF.
Red Flags
- “Median” dalam distribusi campuran → selesaikan persamaan , jangan rata-ratakan median.
- “Rata-rata ” untuk Eksponensial → rate , CDF .
No. 7
Andi adalah salah satu dari delapan Wakil Presiden Eksekutif (EVP) PT XYZ dan Budi adalah salah satu dari lima belas Wakil Presiden Non-Eksekutif (VP) PT XYZ. Sebuah komite beranggotakan enam orang sedang dipilih dan komite tersebut harus mencakup setidaknya EVP dan setidaknya VP. Dari semua komite yang dapat dipilih, tentukanlah jumlah komite yang mencakup Andi dan Budi.
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 7
(a).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.3 Metode Enumerasi Difficulty Medium Prerequisite 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Connected Topics 1.1 Eksperimen Acak dan Ruang Sampel Referensi Miller Bab 2; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.3 Rumus
Jika anggota tertentu sudah dipastikan masuk, hitung kombinasi untuk sisa anggota dengan memperhatikan batasan.Diketahui:
Total EVP: 8 (termasuk Andi); Total VP: 15 (termasuk Budi)
Komite: 6 orang, dengan EVP dan VP
Andi (EVP) dan Budi (VP) pasti ada di komite
Target: jumlah komite yang memuat keduanya
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tetapkan Andi dan Budi Karena Andi (EVP) dan Budi (VP) sudah pasti masuk, tersisa kursi untuk dipilih dari sisa 7 EVP dan 14 VP. Sudah ada 1 EVP (Andi) dan 1 VP (Budi), sehingga perlu minimal 1 EVP tambahan dan minimal 1 VP tambahan agar syarat EVP dan VP terpenuhi.
Langkah 2: Enumerate kasus (EVP tambahan, VP tambahan) dari 4 sisa kursi Misalkan = (jumlah EVP tambahan, jumlah VP tambahan) dengan , , :
Kasus Cara 1 2 3 Langkah 3: Total
Hasil Akhir: (a).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa mengurangi Andi dan Budi dari pool EVP dan VP yang tersedia (menggunakan dan alih-alih dan ).
- Memasukkan kasus atau yang melanggar syarat minimum.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “setidaknya 2 EVP” harus dihitung ulang dari nol tanpa memperhitungkan Andi sudah memenuhi 1.
Red Flags
- “Anggota tertentu pasti ada” → kurangi dari pool terlebih dahulu, lalu tentukan sisa kursi.
- ” EVP dan VP” dengan Andi (EVP) dan Budi (VP) sudah fixed → perlu minimal 1 tambahan dari masing-masing tipe.
No. 8
Sebuah mesin memproduksi toples yang berisikan permen. Semua toples berukuran sama. Ketika sensor pada mesin menunjukkan bahwa toples sudah penuh, maka tidak ada lagi permen yang dimasukkan ke dalam toples tersebut. Analisis dari proses itu menunjukkan bahwa banyaknya permen dalam toples yang diisi secara acak adalah , dimana
Seorang analis kendali mutu menghitung , probabilitas yang tepat bahwa jumlah permen dalam toples yang dipilih secara acak berada dalam interval . Analis kendali mutu lainnya menghitung dengan probabilitas yang sama menggunakan pendekatan normal terhadap dengan koreksi bilangan bulat. Tentukanlah nilai dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 8
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 4 — Inferensi Statistik Sub-topik 4.3 Teorema Limit Pusat · 2.1 Variabel Acak Diskrit Difficulty Medium Prerequisite 2.6 Distribusi Kontinu Umum · 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 4.2 Distribusi Sampel Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 5.5; Walpole Bab 8.1 Rumus
Koreksi bilangan bulat (continuity correction): Untuk mendekati distribusi diskrit dengan normal: Standarisasi: , lalu gunakan tabel .Diketahui:
; ;
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung (probabilitas eksak)
Langkah 2: Hitung dan Distribusi simetri di sekitar , sehingga .
Langkah 3: Hitung (pendekatan normal dengan koreksi bilangan bulat) Dengan koreksi bilangan bulat:
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menghitung tanpa koreksi bilangan bulat: menggunakan langsung menghasilkan , selisih jauh lebih besar.
- Salah menghitung karena lupa faktor 2 untuk nilai .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira interval untuk variabel langsung tanpa translasi ke .
Red Flags
- “Koreksi bilangan bulat” → gunakan batas di luar interval asli.
- Distribusi simetri di → otomatis, cek dulu sebelum hitung.
No. 9
Diketahui variabel acak dan memiliki fungsi densitas bersama yaitu:
Tentukanlah nilai dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 9
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.5 Independensi dan Korelasi · 3.1 Distribusi Gabungan Difficulty Medium Prerequisite 3.2 Distribusi Marginal Connected Topics 3.6 Matriks Variansi-Kovariansi Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 4.6 Rumus
Diketahui:
Distribusi gabungan diskrit pada
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tentukan Jumlah seluruh probabilitas = 1:
Langkah 2: Hitung distribusi marginal dan ,
Langkah 3: Hitung
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira dan independen — ini tidak berlaku secara umum (korelasi nol independen, meski kebalikannya benar).
- Lupa menentukan terlebih dahulu sebelum menghitung momen.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Membaca tabel sebagai nilai fungsi (bukan probabilitas) atau salah memetakan baris/kolom.
Red Flags
- Tabel distribusi gabungan → selalu normalisasi (cari ) sebelum menghitung momen apapun.
- adalah jawaban yang valid dan sering muncul di CF2 untuk menguji pemahaman independensi vs korelasi.
No. 10
Dalam upaya memilih distribusi probabilitas diskrit sebagai model dari beberapa data observasi, seorang ahli statistik melakukan observasi berikut. Jika distribusi yang dipilih, katakanlah , adalah distribusi diskrit yang seragam pada bilangan bulat (di mana ), maka mean dan variansi dari sama dengan mean dan variansi dari distribusi Poisson dengan mean . Tentukanlah nilai dari .
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 10
(d). Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum · 2.1 Variabel Acak Diskrit Difficulty Medium Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 4.5 Estimasi Parameter Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.2; Miller Bab 5 Rumus
Distribusi Seragam Diskrit pada (ada nilai): Distribusi Poisson: .Diketahui:
pada
Syarat: dan
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Samakan mean \frac{N}{2} = \lambda \quad \Rightarrow \quad \lambda = \frac{N}{2} \tag{1}
Langkah 2: Samakan variansi \frac{N(N+2)}{12} = \lambda \tag{2}
Langkah 3: Substitusi (1) ke (2)
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan rumus variansi yang salah untuk distribusi seragam diskrit: (ini untuk distribusi seragam kontinu , bukan diskrit).
- Lupa bahwa distribusi Poisson memiliki mean = variansi ().
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira distribusi seragam diskrit pada memiliki nilai (bukan ), sehingga rumus mean-nya salah.
Red Flags
- “Mean dan variansi sama” untuk Poisson → ingat sifat khas Poisson: .
- Distribusi seragam diskrit pada → rumus variansi adalah , bukan .
No. 11
Diketahui jumlah klaim adalah variabel acak independen dengan fungsi densitas probabilitas sebagai berikut:
Tentukanlah probabilitas bahwa klaim terbesar dari tiga klaim yang dipilih secara acak adalah kurang dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 11
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.8 Transformasi Variabel Acak Gabungan · 2.2 Variabel Acak Kontinu Difficulty Medium Prerequisite 3.1 Distribusi Gabungan · 1.5 Kejadian Independen Connected Topics 3.2 Distribusi Marginal Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.4; Miller Bab 4.6 Rumus
Jika iid dengan CDF , maka CDF maksimum adalah:Diketahui:
untuk ; distribusi kontinu, support — ini adalah distribusi Pareto.
Tiga klaim iid:
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung CDF dari
Langkah 2: Evaluasi
Langkah 3: Hitung
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menghitung alih-alih .
- Mengintegrasikan dari 0 (bukan dari 10), menghasilkan CDF yang salah.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “klaim terbesar kurang dari 20” = salah satu klaim <20, bukan semua klaim <20.
Red Flags
- “Nilai maksimum dari variabel iid” → .
- Support PDF dimulai dari → batas bawah integrasi CDF adalah , bukan .
No. 12
Perusahaan asuransi dan masing-masing memperoleh laba tahunan yang terdistribusi normal dengan mean positif yang sama. Standar deviasi dari laba tahunan perusahaan adalah setengah dari mean-nya. Pada suatu tahun tertentu, peluang perusahaan merugi (laba negatif) adalah kali peluang perusahaan merugi. Tentukanlah nilai dari standar deviasi dari laba tahunan perusahaan dibagi dengan standar deviasi dari laba tahunan perusahaan .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 12
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum · 2.2 Variabel Acak Kontinu Difficulty Medium Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 4.2 Distribusi Sampel Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.3; Miller Bab 7 Rumus
: di mana adalah CDF distribusi normal standar.Diketahui:
(mean sama)
, sehingga
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung
Langkah 2: Tentukan
Langkah 3: Cari Dari tabel normal: , sehingga .
Langkah 4: Hitung rasio
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira langsung dari “0,9 kali peluang” — hubungannya tidak linear karena melalui .
- Lupa menginversi dengan benar: , bukan .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira (dua kali mean) padahal (setengah mean).
Red Flags
- “Peluang merugi = kali peluang merugi lain” → jangan langsung kalikan ; gunakan .
- Soal melibatkan CDF normal di titik simetri → manfaatkan .
No. 13
Kerugian tahunan mengikuti distribusi seragam pada interval . Premi asuransi sebesar dibebankan untuk menutup kerugian. Jika kerugian di bawah premi, manajer risiko menerima bonus sebesar dari selisih premi dan kerugian. Tentukanlah ekspektasi bonus yang akan diterima manajer risiko.
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 13
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.2 Variabel Acak Kontinu · 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat Referensi Miller Bab 4.1; Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.2 Rumus
Nilai harapan fungsi variabel acak kontinu: Untuk : pada .Diketahui:
(kerugian)
Bonus jika ; jika
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tulis ekspektasi bonus
Langkah 2: Evaluasi integral
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menghitung dengan , mendapat — ini salah karena secara umum.
- Lupa faktor dari PDF distribusi seragam.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira bonus diberikan untuk seluruh rentang kerugian , bukan hanya .
Red Flags
- “Jika kerugian di bawah premi…” → batas integral atas adalah premi, bukan batas distribusi.
- Bonus adalah fungsi non-linear dari → hitung via integral, tidak bisa langsung substitusi .
No. 14
Perusahaan asuransi kesehatan menjual polis kepada penduduk wilayah dan wilayah . Pengalaman klaim di masa lalu menunjukkan hal berikut:
(i) dari total pemegang polis dari gabungan wilayah dan wilayah tidak mengajukan klaim.
(ii) pemegang polis dari wilayah tidak mengajukan klaim.
(iii) pemegang polis dari wilayah tidak mengajukan klaim.
Tentukanlah probabilitas bahwa pemegang polis yang dipilih secara acak adalah penduduk wilayah , diketahui pemegang polis tersebut tidak mengajukan klaim.
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 14
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total Difficulty Easy Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat Connected Topics 1.5 Kejadian Independen Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2 Rumus
Teorema Bayes: Hukum probabilitas total:Diketahui:
(dari seluruh pemegang polis)
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Cari dan Misalkan , maka . Dari hukum probabilitas total:
Langkah 2: Terapkan Teorema Bayes
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan (menganggap proporsi sama) tanpa menghitungnya dari data.
- Membalik kondisional: menghitung bukan .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “20% tidak mengajukan klaim” berarti (bukan probabilitas no-claim keseluruhan).
Red Flags
- Soal berbentuk “peluang asal diketahui karakteristik” → Teorema Bayes.
- Gunakan hukum probabilitas total untuk mencari proporsi populasi dari data gabungan.
No. 15
Sebuah perusahaan menetapkan dana sebesar yang akan digunakan untuk membayar uang sebesar , kepada karyawannya yang dapat mencapai tingkat kinerja tinggi pada tahun mendatang. Setiap karyawan memiliki peluang untuk mencapai tingkat kinerja tinggi di tahun mendatang. Peristiwa di mana karyawan yang berbeda mencapai tingkat kinerja tinggi pada tahun mendatang bersifat independen satu sama lain. Tentukanlah nilai maksimum , sehingga probabilitas bahwa dana tersebut tidak akan cukup untuk menutupi seluruh pembayaran untuk seluruh karyawan berkinerja tinggi, kurang dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 15
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum · 2.1 Variabel Acak Diskrit Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen Connected Topics 4.7 Selang Kepercayaan Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.2; Miller Bab 5.2 Rumus
. Dana tidak cukup jika , yaitu . Syarat: , ekuivalen dengan .Diketahui:
Dana total ; pembayaran per karyawan
Dana tidak cukup
Target: sehingga
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung peluang kumulatif
Langkah 2: Tentukan ambang sehingga ✓ ✗ Jadi, adalah nilai terkecil sehingga .
Langkah 3: Tentukan Diperlukan , artinya . .
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira “dana tidak cukup” = (bukan ) — perlu konsisten dengan definisi.
- Menghitung alih-alih .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira (rata-rata per karyawan) tanpa analisis probabilistik.
Red Flags
- “Probabilitas dana tidak cukup ” → cari nilai kritis distribusi Binomial.
- Perhatikan apakah kondisinya atau (berpengaruh pada nilai yang dipilih).
No. 16
Diketahui variabel acak dan memiliki fungsi densitas bersama sebagai berikut:
Tentukanlah nilai dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 16
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.1 Distribusi Gabungan · 3.3 Distribusi Bersyarat Difficulty Hard Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat · 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 3.2 Distribusi Marginal Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 4.6–4.8 Rumus
Diketahui:
, support (kontinu)
,
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung Inner:
Langkah 2: Hitung Untuk : kondisi berarti . Karena , batas bawah integral adalah (valid untuk ). Inner:
Langkah 3: Hitung probabilitas bersyarat
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Salah menentukan batas integrasi untuk wilayah : perlu menggunakan (bukan ).
- Lupa bahwa membatasi batas atas integral.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira wilayah mencakup (support dimulai dari ).
Red Flags
- Probabilitas bersyarat untuk kontinu → hitung dua integral terpisah (pembilang dan penyebut), jangan digabung.
- Gambar sketsa wilayah integrasi sebelum menetapkan batas.
No. 17
Diketahui memiliki fungsi probabilitas , .
Diketahui juga untuk .
Tentukanlah nilai dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 17
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.3 Distribusi Bersyarat · 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat Difficulty Medium Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 3.2 Distribusi Marginal Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 4.6 Rumus
Hukum Harapan Total (Law of Total Expectation):Diketahui:
untuk
pada (ada nilai)
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung untuk tiap adalah uniform diskrit pada , sehingga:
- :
- :
- :
Langkah 2: Terapkan hukum harapan total
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa bahwa rata-rata distribusi seragam diskrit pada adalah , bukan .
- Tidak menggunakan hukum harapan total, melainkan menghitung distribusi marginal terlebih dahulu (lebih lambat).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira dimulai dari (bukan ), sehingga mengira .
Red Flags
- “Distribusi bersyarat ” diketahui → gunakan hukum harapan total langsung, lebih efisien.
- Uniform diskrit pada (ada nilai) → mean .
No. 18
Di suatu desa tertentu, jumlah kunjungan dokter desa per tahun yang dilakukan seseorang mengikuti distribusi Poisson yang bergantung pada kebiasaan makan individu tersebut. Sebaran penduduk desa dan rata-rata jumlah kunjungan dokter adalah sebagai berikut:
| Proporsi populasi | Mean banyak kunjungan dokter |
|---|---|
| Vegan | |
| Vegetarian (bukan vegan) | |
| Non vegetarian (atau vegan) |
Tentukanlah probabilitas bahwa seseorang dengan kunjungan dokter tepat sebanyak kali per tahun adalah seorang vegan.
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 18
(d). Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total Difficulty Medium Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Connected Topics 3.7 Distribusi Majemuk Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4–1.5; Miller Bab 2 Rumus
Teorema Bayes untuk kasus campuran: Distribusi Poisson: . Di sini adalah parameter mean Poisson.Diketahui:
, ; , ; ,
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung di tiap kelompok
Langkah 2: Hitung total
Langkah 3: Terapkan Teorema Bayes
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa membagi dengan total — hanya menghitung pembilang tanpa penyebut.
- Menggunakan sebagai jawaban final.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira ketiga kelompok memiliki proporsi sama (1/3 masing-masing).
Red Flags
- Soal campuran Poisson dengan bobot → hukum probabilitas total + Teorema Bayes, bukan hanya Poisson langsung.
- Pastikan nilai dihitung dengan presisi: , , .
No. 19
Messi sedang mempertimbangkan program amal untuk memberikan sumbangan ke Rumah Sakit. Donasi akan dikaitkan dengan berapa banyak gol yang ia cetak di pertandingan berikutnya. Ahli statistik tim telah menentukan bahwa jumlah gol yang dicetak oleh Messi dalam sebuah pertandingan memiliki distribusi Poisson dengan mean sebesar . Messi berencana menyumbangkan untuk setiap gol yang mereka cetak hingga maksimal gol. Untuk sebuah pertandingan tentukanlah nilai yang akan membuat donasi Messi yang diharapkan menjadi .
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 19
(b). Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum · 2.1 Variabel Acak Diskrit Difficulty Medium Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.3; Miller Bab 5.3 Rumus
: . Donasi . Target: .Diketahui:
, cari
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung probabilitas Poisson(3)
Langkah 2: Hitung
Langkah 3: Hitung
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan (salah — Jensen’s inequality menunjukkan , kesetaraan hanya jika deterministik).
- Lupa bahwa dihitung sebagai komplemen .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “maksimal 3 gol” artinya Messi mencetak tepat 3 gol (bukan batas atas cap).
Red Flags
- “Hingga maksimal ” → variabel terpotong → hitung secara eksplisit.
- Poisson → cukup besar, jangan diabaikan.
No. 20
Misalkan menunjukkan jumlah kerugian yang diderita oleh pemegang polis perusahaan asuransi dalam suatu tabrakan mobil. Misalkan menunjukkan bagian yang harus dibayar oleh perusahaan asuransi. Seorang aktuaris menentukan bahwa dan saling independen dengan fungsi densitas dan probabilitas masing-masing sebagai berikut:
Tentukanlah variansi dari pembayaran klaim perusahaan asuransi .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 20
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.5 Independensi dan Korelasi · 3.1 Distribusi Gabungan Difficulty Medium Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu · 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 3.6 Matriks Variansi-Kovariansi Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 4.6 Rumus
Jika dan independen: Untuk (rate , mean , kontinu, support ):Diketahui:
, yaitu rate
: Bernoulli — ,
dan independen; target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung momen (Karena untuk variabel Bernoulli: .)
Langkah 2: Hitung momen
Langkah 3: Hitung dan Karena dan independen:
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan — rumus ini hanya berlaku jika mean keduanya nol.
- Lupa bahwa untuk Bernoulli: .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira karena (salah — untuk Exp dengan rate , ).
Red Flags
- Produk dua variabel independen: dan .
- Distribusi Eksponensial: selalu verifikasi apakah parameter yang diberikan adalah rate () atau mean ().
No. 21
Jumlah operasi kecil, , dan jumlah operasi besar, , bagi seorang pemegang polis, pada dekade ini, memiliki fungsi distribusi kumulatif bersama sebagai berikut:
untuk bilangan bulat non negatif dan . Tentukanlah probabilitas bahwa pemegang polis mengalami tepat tiga operasi kecil dan tiga operasi besar pada dekade ini.
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 21
(a). Kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.1 Distribusi Gabungan · 3.5 Independensi dan Korelasi Difficulty Medium Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit · 3.2 Distribusi Marginal Connected Topics 3.3 Distribusi Bersyarat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 4.6 Rumus
Jika CDF dapat difaktorkan: , maka dan independen. PMF bersama: denganDiketahui:
— terpisah sebagai produk
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi faktorisasi CDF dengan dan . Ini menunjukkan dan independen.
Langkah 2: Hitung
Langkah 3: Hitung
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (a).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan tanpa mengurangi — ini menghasilkan CDF, bukan PMF.
- Tidak mengenali bahwa CDF yang bisa difaktorkan mengimplikasikan independensi.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira langsung — ini adalah probabilitas kumulatif, bukan titik.
Red Flags
- CDF diskrit bersama → untuk mencari PMF titik, gunakan .
- Jika , gunakan properti independensi: .
No. 22
Diketahui menunjukkan jumlah pasien yang mengunjungi klinik dokter gigi dalam sehari. Fungsi probabilitas adalah , , . pasien yang mengunjungi klinik membutuhkan perawatan gigi kosmetik dan lainnya membutuhkan layanan gigi lainnya. Pasien tidak bergantung satu sama lain. Tentukanlah probabilitas banyaknya pasien yang memerlukan perawatan gigi kosmetik dalam sehari adalah paling sedikit orang.
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 22
(b). Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.7 Distribusi Majemuk · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Medium Prerequisite 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Connected Topics 3.1 Distribusi Gabungan Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.3; Miller Bab 5.2 Rumus
Misalkan = jumlah pasien kosmetik. Diberikan : . Hukum probabilitas total:Diketahui:
, ,
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung per nilai
: . Maksimum , jadi .
: .
: .
Langkah 2: Terapkan hukum probabilitas total
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira distribusi majemuk bisa langsung dihitung dari nilai rata-rata saja.
- Lupa bahwa jika , tidak mungkin ada pasien kosmetik.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “paling sedikit 3” dari seluruh pasien (bukan dari pasien kosmetik).
Red Flags
- Distribusi majemuk (“campuran Binomial”) → kondisikan pada nilai , lalu gunakan hukum probabilitas total.
- Perhatikan batas maksimum: , sehingga untuk , otomatis.
No. 23
Banyaknya angin topan yang menyerang pulau tertentu dalam satu bulan memiliki distribusi sebagai berikut:
Hal ini berlaku untuk setiap bulan Juni, Juli dan Agustus. Diasumsikan bahwa jumlah angin topan di bulan tertentu tidak bergantung pada jumlah di bulan lainnya. Tentukanlah probabilitas paling sedikit tiga angin topan terjadi untuk periode tiga bulan Juni, Juli dan Agustus.
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 23
(b). Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.7 Distribusi Majemuk · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Connected Topics 3.1 Distribusi Gabungan Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.3; Miller Bab 5 Rumus
adalah distribusi Geometrik (jumlah kegagalan sebelum sukses pertama) dengan . Total (iid). .Diketahui:
(kegagalan): ,
independen.
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung probabilitas titik untuk
Langkah 2: Hitung
: tepat satu , dua lainnya .
: kasus (2,0,0) atau (1,1,0):
- Satu , dua :
- Dua , satu :
Langkah 3: Hitung
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira atau — jumlah Geometrik tidak otomatis Geometrik; perlu hitung langsung.
- Lupa kasus terbagi dua sub-kasus: (2,0,0) dan (1,1,0).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “paling sedikit 3 dalam 3 bulan” berarti rata-rata 1 per bulan (pendekatan yang salah konteks).
Red Flags
- Jumlah variabel iid diskrit: hitung distribusi secara konvolusi untuk nilai kecil, lalu gunakan komplemen.
- Selalu enumerate semua partisi integer untuk .
No. 24
Dua polis asuransi jiwa, masing-masing dengan manfaat kematian sebesar dan premi sekali bayar sebesar , dijual kepada pasangan suami istri, satu untuk setiap orang. Polis tersebut akan berakhir pada akhir tahun kesepuluh. Peluang hanya istri yang dapat bertahan hidup sekurang-kurangnya sepuluh tahun adalah , peluang hanya suami yang dapat bertahan hidup sekurang-kurangnya sepuluh tahun adalah , dan peluang keduanya akan hidup sekurang-kurangnya sepuluh tahun adalah . Tentukanlah perkiraan kelebihan premi dibandingkan klaim, diketahui suami masih hidup setidaknya sepuluh tahun.
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 24
(a).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.4 Probabilitas Bersyarat · 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total Difficulty Hard Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat Connected Topics 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2 Rumus
. Ekspektasi bersyarat: Kelebihan = Total premi E[klaim | H hidup].Diketahui:
; ;
Premi per polis (dua polis → total premi )
Manfaat kematian per polis
Target: diberikan H hidup tahun
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tentukan
Langkah 2: Tentukan klaim kondisional Diberikan H hidup: H tidak meninggal, sehingga tidak ada klaim untuk H. Klaim hanya terjadi jika W meninggal sebelum 10 tahun.
Langkah 3: Hitung E[klaim | H hidup]
Langkah 4: Hitung kelebihan premi Total premi (dua polis, keduanya sudah dibayar) .
Hasil Akhir: (a). Kelebihan premi
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa mengkondisikan pada H hidup — harus menggunakan probabilitas bersyarat.
- Menghitung klaim tanpa mempertimbangkan bahwa H hidup berarti tidak ada klaim untuk H.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira premi hanya (satu polis), padahal dua polis dijual dengan premi masing-masing .
Red Flags
- “Diketahui H hidup” → kondisikan semua probabilitas pada peristiwa ini.
- Kelebihan = premi − E[klaim], bukan premi − klaim maksimum.
No. 25
Sebuah perusahaan menawarkan asuransi gempa bumi. Premi tahunan dimodelkan dengan variabel acak eksponensial dengan mean sebesar . Klaim tahunan dimodelkan dengan variabel acak eksponensial dengan mean sebesar . Premi dan klaim bersifat independen. Misalkan menyatakan rasio klaim terhadap premi, dan misalkan adalah fungsi kepadatan dari . Tentukanlah .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 25
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.8 Transformasi Variabel Acak Gabungan Difficulty Hard Prerequisite 2.6 Distribusi Kontinu Umum · 3.5 Independensi dan Korelasi Connected Topics 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.4; Miller Bab 4.6 Rumus
PDF rasio (dengan dan independen positif): Untuk : ; : .Diketahui:
Klaim , rate : , (kontinu)
Premi , rate : , (kontinu)
; target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Turunkan PDF rasio Dengan metode transformasi variabel (Jacobian untuk rasio dua variabel independen positif):
Langkah 2: Substitusikan PDF
Langkah 3: Evaluasi integral Gunakan dengan :
Hasil Akhir: (b). ,
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan — ini tidak benar; rasio dua variabel memerlukan Jacobian atau konvolusi.
- Salah menerapkan formula: menggunakan bukannya (atau lupa faktor ).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Menukarkan peran klaim dan premi: alih-alih .
Red Flags
- Rasio dengan independen → formula .
- Selalu verifikasi parameter rate vs mean untuk distribusi Eksponensial sebelum menulis .
No. 26
Diketahui dan adalah variabel acak diskrit pada bilangan bulat , dengan fungsi pembangkit momen dan . Diketahui juga bahwa
Tentukanlah nilai dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 26
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.3 Fungsi Pembangkit Difficulty Medium Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.7–2.1; Miller Bab 5.4 Rumus
MGF: . Koefisien dalam adalah .Diketahui:
dan diberikan
Target: = koefisien dari dalam
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Isolasi
Langkah 2: Identifikasi Dari : Verifikasi: ✓
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira memberikan — padahal selalu (total probabilitas).
- Lupa bahwa koefisien dalam MGF diskrit adalah tepat .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira tanpa menambahkan juga.
Red Flags
- Diberikan jumlah dan selisih MGF → isolasi dengan operasi aljabar biasa, lalu baca koefisien.
- Verifikasi selalu: jumlah koefisien harus .
No. 27
Sebuah perusahaan asuransi menjual polis penyewanya kepada penyewa rumah dan sisanya kepada penyewa apartemen. Di kalangan penyewa rumah, waktu mulai pembelian polis hingga pembatalan polis berdistribusi eksponensial dengan rata-rata sebesar tahun, dan di kalangan penyewa apartemen berdistribusi eksponensial dengan rata-rata sebesar tahun. Tentukanlah probabilitas pemegang polis adalah penyewa rumah, mengingat penyewa masih mempunyai polis satu tahun setelah pembelian.
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 27
(c). Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total · 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Medium Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat · 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 3.7 Distribusi Majemuk Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 4.1 Rumus
Teorema Bayes: Untuk : .Diketahui:
Rumah (R): , , rate
Apartemen (A): , , rate
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung survival function di
Langkah 2: Hitung total
Langkah 3: Terapkan Teorema Bayes
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan (menggunakan mean sebagai rate) — untuk Exp dengan mean , rate dan .
- Menggunakan CDF alih-alih survival function .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “masih memiliki polis setelah 1 tahun” = (PMF), bukan (survival).
Red Flags
- “Masih aktif setelah tahun” → survival function .
- Bayes dengan Eksponensial campuran → hitung survival per kelompok, lalu normalisasi.
No. 28
Dalam kelompok yang terdiri dari pemegang polis asuransi kesehatan yang didiagnosis menderita kanker, setiap pemegang polis mempunyai probabilitas untuk menerima radiasi dan probabilitas untuk menerima kemoterapi. Perawatan radiasi dan kemoterapi merupakan peristiwa independen bagi masing-masing pemegang polis, dan perawatan dari pemegang polis yang berbeda bersifat independen satu sama lain. Pemegang polis dalam kelompok ini semuanya memiliki asuransi kesehatan yang sama yang membayar untuk pengobatan radiasi dan untuk pengobatan kemoterapi. Tentukanlah variansi dari jumlah total yang dibayar perusahaan asuransi untuk perawatan radiasi dan kemoterapi untuk pemegang polis tersebut.
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 28
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.5 Independensi dan Korelasi · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen · 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 3.6 Matriks Variansi-Kovariansi Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 4.6 Rumus
Untuk pemegang polis iid, total pembayaran . Karena independen: . . Jika dan independen: .Diketahui:
: radiasi. : kemoterapi.
dan independen (antar individu maupun antar tipe perawatan).
Pembayaran per individu: . Total: .
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung dan
Langkah 2: Hitung Karena dan independen:
Langkah 3: Hitung Karena iid untuk :
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menghitung — ini salah; skala hanya muncul sekali (bukan dikuadratkan).
- Mengira — rumus tidak berlaku.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira radiasi dan kemoterapi tidak independen (lupa membaca “merupakan peristiwa independen”).
Red Flags
- Variansi jumlah iid → (bukan ).
- Bernoulli: .
No. 29
Sebuah perusahaan asuransi memiliki dua lini bisnis yang independen satu sama lain. Banyaknya klaim yang masuk per bulan dari Lini bisnis 1, misalkan mempunyai distribusi Poisson dengan mean sebesar dan banyaknya klaim yang masuk per bulan dari Lini bisnis 2, misalkan mempunyai distribusi binomial dengan dan . Dengan menggunakan distribusi normal dengan koreksi bilangan bulat, tentukanlah probabilitas .
a. Kurang dari
b. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
c. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
d. Sekurang-kurangnya tapi kurang dari
e. Sekurang-kurangnya
Jawaban No. 29
(e). Sekurang-kurangnya
Field Isi Topik CF2 Topik 4 — Inferensi Statistik Sub-topik 4.3 Teorema Limit Pusat · 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Hard Prerequisite 2.6 Distribusi Kontinu Umum · 4.2 Distribusi Sampel Connected Topics 4.4 Hukum Bilangan Besar Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 5.5; Walpole Bab 8.1 Rumus
: , (independen). Dengan koreksi bilangan bulat: .Diketahui:
: ,
: ,
; target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Statistik
Langkah 2: Terapkan koreksi bilangan bulat "" dalam konteks diskrit berarti atau . Dengan koreksi bilangan bulat: gunakan batas atau .
Langkah 3: Standarisasi dan baca tabel
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan tanpa koreksi bilangan bulat — menghasilkan yang sedikit berbeda.
- Mengira (variansi selisih variabel independen = jumlah variansi, bukan selisih).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira saja (lupa simetri: kedua ekor).
Red Flags
- Variansi selisih dua variabel independen: .
- “|D| > 3” dengan koreksi bilangan bulat → batas , bukan atau .
No. 30
Diketahui berdistribusi eksponensial dengan rata-rata sebesar dan berdistribusi eksponensial dengan rata-rata sebesar . dan masing-masing merupakan persentil ke-5 dan ke-95 dari , dan dan masing-masing merupakan persentil ke-5 dan ke-95 dari . Tentukanlah nilai dari .
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 30
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum · 2.2 Variabel Acak Kontinu Difficulty Easy Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 4.2 Distribusi Sampel Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 4.1 Rumus
Persentil ke- dari : CDF . Persentil ke-: . Sehingga dan .Diketahui:
, rate (kontinu, support )
, rate (kontinu, support )
= persentil ke-5 dan ke-95 dari ; dari
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung persentil dari (mean )
Langkah 2: Hitung persentil dari (mean )
Langkah 3: Hitung rasio
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira rasio persentil sama dengan rasio mean (benar untuk Eksponensial, tapi harus diverifikasi terlebih dahulu).
- Salah menghitung : menggunakan dan (tertukar urutan persentil).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira “rata-rata 2” berarti rate (sebaliknya: mean rate ).
Red Flags
- Persentil ke-5 < Persentil ke-95 selalu: .
- Untuk dengan mean : lebar interval persentil berskala linear dengan , sehingga rasio .