No. 1
Variabel acak Y memiliki fungsi kepekatan peluang sebagai berikut:
Hitunglah ! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 1
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.2 Variabel Acak Kontinu Difficulty Medium Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat Connected Topics 2.6 Distribusi Kontinu Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 4.1 Rumus
Probabilitas bersyarat untuk variabel acak kontinu:
Di sini , , sehingga .Diketahui:
untuk (kontinu, support )
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi Irisan
Langkah 2: Hitung — pembilang
Langkah 3: Hitung — penyebut
Langkah 4: Hitung Probabilitas Bersyarat
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan sebagai pembilang langsung tanpa mengambil irisannya dengan . Pembilang yang benar adalah .
- Lupa bahwa ketika dan tidak saling bebas dan memiliki irisan parsial.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Notasi dengan kurung siku identik dengan — bukan notasi interval.
- “Paling mendekati” mengisyaratkan perlu menghitung numerik sampai presisi cukup.
Red Flags
- Jika soal menyebut “diketahui bahwa…” → ini selalu probabilitas bersyarat, hitung irisan dulu.
- Jika event dan overlap sebagian → identifikasi sebelum menulis integral manapun.
No. 2
Suatu polis asuransi memberikan perlindungan terhadap risiko hujan badai dan pencurian untuk sebuah bangunan selama 10 tahun. Perusahaan asuransi hanya akan menanggung satu kejadian kerugian untuk masing-masing hujan badai dan pencurian dalam suatu tahun kalender tertentu.
Untuk setiap tahun kalender ke-, misal merupakan kejadian yang menyatakan terjadinya kerugian akibat hujan badai dan merupakan kejadian yang menyatakan terjadinya kerugian akibat pencurian. Setiap kejadian kerugian diasumsikan saling bebas dan diketahui , , untuk setiap .
Hitunglah peluang bahwa banyaknya kejadian hujan badai dan pencurian yang ditanggung oleh polis asuransi dalam sepuluh tahun kalender kurang dari dua! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 2
(a).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen, 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.1–3.2; Miller Bab 5 Rumus
Distribusi Binomial: Jika maka Total klaim di mana dan saling bebas.Diketahui:
, untuk setiap
Semua kejadian saling bebas
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Definisikan Variabel
Misal = total klaim hujan badai selama 10 tahun, . Misal = total klaim pencurian selama 10 tahun, . dan saling bebas. Total klaim: .
Langkah 2: Hitung
Langkah 3: Hitung
terjadi jika: () atau ().
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (a).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menjumlahkan probabilitas per tahun tanpa mempertimbangkan distribusi binomial untuk 10 tahun.
- Mengasumsikan berdistribusi Binomial tunggal — tidak tepat karena berbeda.
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Kurang dari dua” berarti atau , bukan .
Red Flags
- Jika ada dua proses independen dengan berbeda → tidak bisa digabung langsung menjadi satu distribusi Binomial; hitung masing-masing lalu konvolusi.
No. 3
Misal X merupakan variabel acak kontinu dengan fungsi kepadatan peluang:
Hitunglah varians dari X! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 3
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.2 Variabel Acak Kontinu Difficulty Medium Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.1–2.2; Miller Bab 4.1–4.3 Rumus
Dengan yang terbagi: untuk dan untuk .Diketahui:
untuk (kontinu, support )
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Verifikasi PDF valid
Langkah 2: Hitung
Langkah 3: Hitung
Langkah 4: Hitung Varians
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa memisahkan integral di untuk menangani nilai absolut — mengintegral langsung dari hingga memberikan hasil salah.
- Menghitung alih-alih — keduanya berbeda karena support mencakup nilai negatif.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira support simetris hanya karena ada — support tidak simetris di sekitar 0.
Red Flags
- Jika PDF mengandung → selalu pecah integral di titik .
- Jika support tidak simetris → meskipun ada nilai negatif.
No. 4
Masa hidup suatu bohlam lampu dalam bulan diketahui mengikuti distribusi seragam . Misal merupakan angka ril positif dengan nilai kurang dari 30. Peluang bahwa bohlam lampu rusak dalam 30 bulan, jika diketahui bahwa bohlam lampu berfungsi dengan baik setelah bulan sebesar . Tentukan nilai !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 4
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum, 1.4 Probabilitas Bersyarat Difficulty Easy Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat Connected Topics 2.2 Variabel Acak Kontinu Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.1; Miller Bab 4.1 Rumus
Untuk : Probabilitas bersyarat:Diketahui:
(kontinu, support )
Ini setara dengan , dengan
Target: nilai
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tuliskan persamaan probabilitas bersyarat
Langkah 2: Hitung masing-masing probabilitas untuk
Langkah 3: Bentuk persamaan dan selesaikan
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan tanpa mengambil irisan — pembilang yang benar adalah , bukan .
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Rusak dalam 30 bulan, diketahui masih hidup setelah bulan” → ini probabilitas bersyarat , bukan .
Red Flags
- Jika soal menyebutkan “diketahui masih hidup/berfungsi setelah ” → gunakan probabilitas bersyarat, bukan survival langsung.
No. 5
Suatu perusahaan asuransi umum menjual produk asuransi kendaraan dan asuransi kebakaran. Banyaknya klaim tahunan atas asuransi kendaraan dan asuransi kebakaran mengikuti distribusi Poisson dengan rataan dan , secara berurutan. Peluang tidak terdapatnya klaim pada asuransi kendaraan dalam satu tahun diketahui sebesar satu setengah kali peluang tidak terdapatnya klaim pada asuransi kebakaran dalam satu tahun. Misal dan merupakan varians dari banyaknya klaim tahunan untuk asuransi kendaraan dan asuransi kebakaran, secara berurutan. Hitunglah !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 5
⚠️ DIANULIR oleh PAI
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty — Prerequisite — Connected Topics — Referensi — Keterangan Soal Dianulir Soal No. 5 dianulir oleh PAI dalam kunci jawaban resmi. Analisis: Dari kondisi soal, memberikan , sehingga . Karena untuk distribusi Poisson, maka . Nilai ini negatif dan tidak ada pada pilihan jawaban yang semuanya positif. Ketidakkonsistenan antara kondisi soal ("satu setengah kali") dan pilihan jawaban yang tersedia menjadi dasar pembatalan.
Status: Semua peserta mendapat nilai penuh untuk soal ini.
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Untuk distribusi Poisson, , sehingga .
- Salah membaca “satu setengah kali” sebagai alih-alih .
Red Flags
- Jika hasil perhitungan tidak ada pada pilihan jawaban → periksa kembali interpretasi frasa soal.
- “Satu setengah kali” = kali, bukan kali.
No. 6
Nilai akhir dari mata kuliah aljabar linear dimodelkan menggunakan distribusi normal. Modus dari nilai ujian sebesar dan persentil ke-40 dari nilai ujian sebesar . Hitunglah persentil dari nilai akhir dari mata kuliah aljabar linear sebesar ! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a. Persentil ke-71
b. Persentil ke-74
c. Persentil ke-78
d. Persentil ke-81
e. Persentil ke-85
Jawaban No. 6
(b). Persentil ke-74
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 4.3 Teorema Limit Pusat (CLT) Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.3; Miller Bab 6 Rumus
Untuk :
- Modus = Mean = (distribusi normal simetris)
- Standardisasi:
- Jika adalah persentil ke-, maka
Diketahui:
(kontinu)
Modus
Persentil ke-40:
Target: persentil dari nilai
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tentukan
Untuk distribusi normal, modus = mean, sehingga .
Langkah 2: Cari menggunakan persentil ke-40
Dari tabel normal:
Langkah 3: Cari persentil dari nilai
Jadi nilai berada pada persentil ke-74.
Hasil Akhir: (b). Persentil ke-74
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira modus distribusi normal berbeda dari mean — untuk distribusi normal, modus = median = mean = .
- Salah arah standardisasi: , bukan .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Persentil ke-40 berarti — ini memberikan karena nilai di bawah mean.
Red Flags
- Jika dari tabel Φ bernilai positif tapi nilai yang diberikan di bawah mean → ada kesalahan tanda.
No. 7
Misal merupakan variabel acak yang merepresentasikan waktu yang diperlukan untuk memperbaiki ban mobil yang kempes total. Anda diberikan informasi berikut:
i. mengikuti distribusi seragam pada selang ii. Persentil ke-50 dari yaitu iii. Deviasi standar dari yaitu
Hitunglah ! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 7
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 2.2 Variabel Acak Kontinu Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.1; Miller Bab 4.1 Rumus
Untuk :Diketahui:
(kontinu, support )
Persentil ke-50 (median)
Deviasi standar
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Gunakan kondisi median
Langkah 2: Gunakan kondisi deviasi standar
Langkah 3: Selesaikan sistem persamaan
Dari (1) + (2): Dari (1) − (2):
Langkah 4: Hitung
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan rumus variansi lupa mengakarkan — soal memberikan SD bukan variansi.
- Mengira persentil ke-50 = (benar) tapi lupa bahwa ini sama dengan .
Red Flags
- Jika soal memberikan SD dan median → langsung bentuk dua persamaan linear dan selesaikan.
No. 8
Suatu pialang asuransi memasarkan 4 produk asuransi yang berbeda. Peluang produk-produk tersebut terjual sebagai berikut:
| Produk | Peluang |
|---|---|
| Asuransi kendaraan | 0,55 |
| Asuransi properti | 0,45 |
| Asuransi kesehatan | 0,50 |
| Asuransi jiwa | 0,60 |
Penjualan dari produk-produk asuransi di atas diketahui saling bebas. Hitunglah peluang pialang menjual lebih dari dua produk ke seorang klien! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 8
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas, 1.5 Kejadian Independen Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen Connected Topics 1.3 Metode Enumerasi Referensi Miller Bab 2–3; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1 Rumus
Untuk kejadian independen, gunakan perkalian probabilitas. "Lebih dari dua produk" = tepat 3 atau tepat 4 produk terjual. Misal , , , , .Diketahui:
,
,
,
,
Target: di mana = banyaknya produk terjual
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung
Langkah 2: Hitung
Ada cara memilih produk yang tidak terjual:
- Produk 1 tidak terjual:
- Produk 2 tidak terjual:
- Produk 3 tidak terjual:
- Produk 4 tidak terjual:
Langkah 3: Hitung
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan distribusi Binomial dengan rata-rata — tidak valid karena masing-masing berbeda.
- Menghitung komplemen sebagai lalu melakukan kesalahan di .
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Lebih dari dua” = 3 atau 4, bukan 2, 3, atau 4.
Red Flags
- Jika setiap item memiliki berbeda → enumerasi semua kombinasi, jangan pakai Binomial biasa.
No. 9
Variabel acak besaran kerugian yang dialami oleh perusahaan asuransi, X, memiliki fungsi densitas sebagai berikut:
Dimana merupakan suatu konstanta. Tentukan persentil ke-30 dari besaran kerugian yang dialami oleh perusahaan tersebut! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 9
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.2 Variabel Acak Kontinu Difficulty Medium Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 2.6 Distribusi Kontinu Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.1; Miller Bab 4.1 Rumus
- Syarat normalisasi:
- Persentil ke-: nilai sedemikian sehingga
Diketahui:
Distribusi segitiga dengan puncak di , support
Target: persentil ke-30, yaitu sedemikian
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Cari konstanta
Langkah 2: Tentukan apakah persentil ke-30 berada di atau
Luas total bagian kiri ():
Karena , persentil ke-30 berada di interval .
Langkah 3: Selesaikan pada
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa memeriksa apakah persentil yang dicari berada di bagian kiri atau kanan distribusi sebelum mengintegral — jika langsung integral dari 5 hingga 11, akan keliru.
- Salah menghitung : luas segitiga = (perlu verifikasi dengan integral).
Kesalahan Interpretasi Soal
- Perhatikan bahwa soal mendefinisikan tetapi menggunakan di dalam ekspresi — variabel integrasi adalah nilai domain (yang pada dasarnya sama).
Red Flags
- Untuk distribusi berbentuk segitiga → selalu cek luas masing-masing bagian sebelum menentukan di mana persentil berada.
No. 10
Enam pasien secara saling bebas memiliki peluang yang sama untuk mengidap penyakit tertentu. Peluang bahwa tidak ada pasien yang mengidap penyakit sebesar 10 kali peluang tepat satu orang mengidap penyakit. Peluang bahwa tidak ada pasien yang mengidap penyakit sebesar kali peluang tepat tiga pasien mengidap penyakit. Tentukan nilai !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 10
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Medium Prerequisite 1.5 Kejadian Independen, 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 1.3 Metode Enumerasi Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 5.2 Rumus
Distribusi Binomial : Dengan dan = peluang seorang pasien mengidap penyakit.Diketahui:
pasien, sama untuk semua (saling bebas)
Target: sedemikian
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung masing-masing probabilitas
Misal .
Langkah 2: Gunakan kondisi untuk cari
Langkah 3: Hitung rasio
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa bahwa ada dalam — jika tidak disertakan, rasio akan salah.
- Mencari nilai numerik dan memasukkannya kembali — lebih efisien menggunakan rasio .
Red Flags
- Jika soal meminta rasio probabilitas Binomial → cari dulu dari kondisi pertama, lalu gunakan langsung di kondisi kedua.
No. 11
Di sepanjang jalan tol, mobil-mobil dipilih secara acak untuk pemeriksaan ban. Misal X merepresentasikan banyaknya ban depan yang sudah tidak layak pakai dan Y merepresentasikan banyaknya ban belakang yang sudah tidak layak pakai pada mobil-mobil yang dipilih secara acak. Fungsi peluang bersama dari X dan Y diberikan sebagai berikut:
Hitunglah varians dari banyaknya ban mobil yang sudah tidak layak pakai dari mobil-mobil yang terpilih dengan satu ban belakang tidak layak pakai!
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 11
⚠️ DIANULIR oleh PAI
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.3 Distribusi Bersyarat Difficulty — Prerequisite — Connected Topics — Referensi — Keterangan Soal Dianulir Soal No. 11 dianulir oleh PAI dalam kunci jawaban resmi. Analisis masalah: Pertanyaan meminta varians dari "banyaknya ban yang tidak layak pakai" dengan kondisi (satu ban belakang tidak layak). Namun soal tidak mendefinisikan secara jelas apakah yang dimaksud adalah varians dari atau varians dari total . Ketidakjelasan frasa "banyaknya ban mobil yang sudah tidak layak pakai dari mobil-mobil yang terpilih dengan satu ban belakang tidak layak pakai" menghasilkan interpretasi ganda yang tidak menghasilkan jawaban tunggal konsisten dengan pilihan yang tersedia.
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Untuk distribusi bersyarat diskrit: — marginal harus dihitung terlebih dahulu dengan menjumlahkan atas semua nilai .
- Varians bersyarat: .
Red Flags
- Jika soal mengandung frasa ambigu tentang “variabel yang dimaksud” dalam konteks distribusi bersyarat → identifikasi variabel target secara eksplisit sebelum menghitung.
No. 12
Dalam suatu tahun kalender, profit yang dihasilkan PT Cuan Terus dari penjualan waran diketahui mengikuti distribusi normal dengan rataan 20 dan varians 16. Hitunglah interval, terpusat pada rataannya, yang memuat 25% peluang atas satu tahun profit! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 12
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 4.7 Selang Kepercayaan Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.3; Miller Bab 6 Rumus
Untuk , interval terpusat di dengan peluang : di mana .Diketahui:
, sehingga ,
Interval terpusat di dengan peluang
Target: batas bawah dan atas interval
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tentukan untuk peluang 25%
Masing-masing ekor: . . Dari tabel normal: .
Langkah 2: Hitung batas interval
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mencari dari — yang benar adalah .
- Menggunakan sebagai — ingat .
Red Flags
- “Interval terpusat pada rataan” → , bagi peluang secara simetris.
No. 13
Proporsi tanaman kapas di suatu lahan pertanian yang terdampak hama kumbang kapas dimodelkan menggunakan variabel acak kontinu dengan fungsi kepadatan peluang:
Hitunglah deviasi standar dari proporsi tanaman kapas di lahan tersebut yang terdampak hama kumbang kapas! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 13
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 2.6 Distribusi Kontinu Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.1; Miller Bab 4 Rumus
Distribusi Beta dengan , :Diketahui:
pada ; ini distribusi Beta()
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi distribusi Beta
→ , , sehingga , . Verifikasi: ✓
Langkah 2: Hitung variansi
Langkah 3: Hitung deviasi standar
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa mengakarkan variansi. Eksponen dalam PDF Beta adalah dan , bukan dan .
Red Flags
- PDF berbentuk dengan support → distribusi Beta dengan , .
No. 14
Klaim dari produk asuransi perkapalan diketahui mengikuti distribusi eksponensial dengan rataan (dalam juta). Untuk setiap klaim, besaran yang dibayarkan sebesar besarnya kerugian, hingga maksimum 1000 (dalam juta). Hitunglah nilai ekspektasi dari pembayaran klaim! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 14
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum, 2.2 Variabel Acak Kontinu Difficulty Medium Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.3; Miller Bab 4 Rumus Limited Expected Value (LEV) untuk dengan rataan : Turunan dari definisi langsung: dengan untuk distribusi eksponensial.
Diketahui:
dengan rataan , sehingga rate
Pembayaran per klaim: (dibayar penuh hingga batas 1000)
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Pahami Struktur Pembayaran
Karena ada batas maksimum pembayaran sebesar 1000, variabel pembayaran bukan lagi , melainkan: Ini disebut variabel terpotong dari atas (right-censored). Nilai ekspektasinya — yang dikenal sebagai Limited Expected Value — harus dihitung dengan rumus khusus, bukan sekadar .
Langkah 2: Hitung Eksponen
Substitusi dan :
Langkah 3: Sederhanakan menggunakan sifat logaritma
Gunakan sifat : Secara numerik: , sehingga:
Langkah 4: Terapkan Rumus LEV
Gunakan :
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan tanpa mempertimbangkan batas pembayaran — ini mengabaikan efek censoring dan menghasilkan nilai yang terlalu besar (opsi e).
- Salah menghitung : sebagian siswa menghitung (urutan operasi keliru) alih-alih .
- Lupa bahwa rumus LEV untuk eksponensial sudah dalam bentuk tertutup — tidak perlu integrasi manual jika rumus diingat.
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Dibayarkan sebesar besarnya kerugian, hingga maksimum 1000” berarti , bukan atau (yang merupakan rumus excess of deductible).
Red Flags
- Jika soal menyebut “hingga maksimum” atau “policy limit” → gunakan , bukan .
- Jika hasilnya (rataan penuh) → curigai lupa menerapkan batas; nilai LEV selalu lebih kecil dari .
- Jika muncul bentuk → konversi ke untuk menghindari galat numerik.
No. 15
Setiap orang dalam suatu populasi besar yang saling bebas satu sama lain memiliki peluang sebesar untuk mengidap suatu penyakit. Dilakukan pengujian klinis terhadap orang-orang di populasi ini, hingga seseorang teridentifikasi mengidap penyakit tersebut. Tentukan modus dari banyaknya orang yang terkena pengujian klinis!
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 15
(a).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 1.5 Kejadian Independen Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 5 Rumus Distribusi Geometrik : memodelkan banyaknya percobaan Bernoulli yang dibutuhkan hingga sukses pertama.
- Rataan:
- Variansi:
- Modus: selalu karena PMF bersifat menurun monoton dalam .
Diketahui:
(peluang seseorang mengidap penyakit)
Pengujian dilakukan hingga pertama kali ditemukan seseorang yang sakit → model Geometrik
= banyaknya orang yang diuji
Target: modus
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi Model Distribusi
Setiap orang diuji secara independen dengan peluang sukses (sakit) . Pengujian berhenti saat pertama kali ditemukan yang sakit. Ini persis merupakan percobaan Bernoulli berulang hingga sukses pertama, sehingga:
Langkah 2: Tuliskan PMF secara Eksplisit
Hitung beberapa nilai awal untuk melihat polanya:
Langkah 3: Buktikan Bahwa PMF Menurun Monoton
Perhatikan rasio antara dua nilai PMF berurutan: Karena rasio ini kurang dari 1 untuk semua , PMF bersifat menurun monoton — artinya
Langkah 4: Tentukan Modus
Modus adalah nilai yang memaksimalkan . Karena PMF menurun monoton mulai dari , nilai maksimumnya dicapai di . Jadi:
Hasil Akhir: (a).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira modus = mean: (opsi e). Mean dan modus untuk distribusi Geometrik tidak pernah sama kecuali .
- Mengira modus distribusi Geometrik mengikuti formula serupa distribusi Binomial Negatif atau distribusi diskrit lain yang memiliki modus .
- Lupa bahwa modus distribusi Geometrik adalah properti tetap: selalu 1, tidak bergantung pada nilai .
Kesalahan Interpretasi Soal
- Menggunakan distribusi Binomial Negatif (menunggu sukses) alih-alih Geometrik — soal ini menunggu tepat 1 sukses pertama.
- Mengira dimulai dari (versi alternatif Geometrik yang menghitung kegagalan sebelum sukses pertama). Soal ini jelas menyatakan “banyaknya orang yang terkena pengujian”, sehingga
Red Flags
- Jika soal menyebut “hingga pertama kali” atau “sampai ditemukan yang pertama” → dengan modus .
- Jika diminta modus (bukan mean/median) pada distribusi Geometrik → jawabannya langsung tanpa perlu hitung numerik.
- Opsi dengan nilai (di sini: , opsi e) adalah jebakan klasik yang merepresentasikan mean, bukan modus.
No. 16
Di Negara Wakanda, 5% dari seluruh bank yang terdaftar diprediksi akan mengalami kebangkrutan dalam 5 tahun ke depan. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di negara tersebut menjamin 80% bank yang terdaftar. Hanya terdapat 3% bank yang terdaftar di LPS diprediksi akan mengalami kebangkrutan dalam 5 tahun ke depan. Hitunglah peluang bahwa bank yang mengalami kebangkrutan di negara tersebut dalam 5 tahun kedepan dijamin oleh LPS!
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 16
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total, 1.4 Probabilitas Bersyarat Difficulty Easy Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat Connected Topics 1.5 Kejadian Independen Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2 Rumus Teorema Bayes (bentuk dua partisi): Ekuivalen, menggunakan probabilitas gabungan:
Diketahui:
Definisikan kejadian:
- = bank mengalami kebangkrutan dalam 5 tahun ke depan
- = bank dijamin oleh LPS
(5% bank akan bangkrut)
(80% bank dijamin LPS)
(3% bank yang dijamin LPS diprediksi bangkrut)
Target: — peluang bank dijamin LPS, diketahui bank tersebut bangkrut
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi Jenis Pertanyaan
Soal memberikan dan menanyakan — ini adalah pembalikan kondisional, ciri khas Teorema Bayes. Perhatikan perbedaannya:
- = “dari bank yang dijamin LPS, berapa yang bangkrut?” → diberikan
- = “dari bank yang bangkrut, berapa yang ternyata dijamin LPS?” → ditanya
Langkah 2: Hitung Probabilitas Gabungan
Gunakan definisi probabilitas bersyarat: Artinya: 2,4% dari seluruh bank terdaftar adalah bank yang dijamin LPS dan akan bangkrut.
Langkah 3: Terapkan Teorema Bayes
Verifikasi Konsistensi: Perlu dicek apakah informasi soal konsisten. Bank yang tidak dijamin LPS: proporsi . Probabilitas bangkrut bagi yang tidak dijamin: Ini berarti 13% bank yang tidak dijamin LPS diprediksi bangkrut — lebih tinggi dari 3% yang dijamin LPS. Masuk akal secara kontekstual (bank tanpa jaminan lebih rentan).
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Langsung menjawab — ini adalah kesalahan klasik menukar kondisi (confusion of the inverse). secara umum.
- Mengira — ini menghitung , bukan .
Kesalahan Interpretasi Soal
- “3% bank yang terdaftar di LPS diprediksi bangkrut” = , bukan . Frasa “dari bank yang terdaftar di LPS” menandakan kondisi, sehingga ini adalah probabilitas bersyarat.
- “Peluang bank yang mengalami kebangkrutan dijamin LPS” = , bukan .
Red Flags
- Jika soal memberikan lalu menanya → Teorema Bayes wajib digunakan.
- Frasa “dari [kelompok X], berapa persen yang [kondisi Y]” → selalu probabilitas bersyarat .
- Jika perlu dicek, karena bisa diverifikasi via hukum probabilitas total.
No. 17
Banyaknya klaim bulanan pada suatu produk asuransi memiliki distribusi sebagai berikut:
| Banyaknya Klaim | Peluang |
|---|---|
| 0 | |
| 1 | |
| 2 | |
| 3 atau lebih |
Diambil sampel acak sebanyak 5 polis dan data klaim di suatu bulan telah tersedia. Banyaknya klaim dari kelima polis tersebut saling bebas. Misal Y merupakan banyaknya polis dari sampel yang diambil memiliki kurang dari 2 klaim bulanan.
Misal . Tentukan mana dari jawaban berikut ini yang merepresentasikan !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 17
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum, 2.1 Variabel Acak Diskrit Difficulty Hard Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit, 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Connected Topics 2.5 Distribusi Diskrit Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 5 Rumus Aksioma Normalisasi PMF: Distribusi Binomial : Khususnya: (semua percobaan sukses).
Diketahui:
PMF klaim per polis: , , ,
polis, klaim masing-masing independen
= banyaknya polis (dari 5) yang memiliki kurang dari 2 klaim (yaitu 0 atau 1 klaim)
Target: nyatakan dalam
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Terapkan Normalisasi PMF
Total probabilitas harus sama dengan 1: 1{,}75s + t = 1 \quad \Longrightarrow \quad t = 1 - 1{,}75s \tag{1}
Langkah 2: Tentukan Probabilitas Sukses untuk
menghitung banyaknya polis dengan kurang dari 2 klaim = klaim 0 atau klaim 1. Probabilitas satu polis memiliki kurang dari 2 klaim: Karena 5 polis saling bebas dan masing-masing “sukses” dengan peluang , maka:
Langkah 3: Gunakan Definisi
Untuk : Maka: c = (s+t)^5 \quad \Longrightarrow \quad s + t = c^{1/5} = c^{0{,}2} \tag{2}
Langkah 4: Selesaikan Sistem Persamaan untuk
Dari persamaan (1): , substitusi ke persamaan (2): s = \frac{1 - c^{0{,}2}}{0{,}75} = \frac{4(1 - c^{0{,}2})}{3} \tag{3}
Langkah 5: Hitung dari
Substitusi (3) ke (1):
Verifikasi Konsistensi: Agar , perlu , yaitu , atau . Ini adalah syarat agar distribusi valid.
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Salah membentuk persamaan normalisasi: misalnya menulis (lupa bahwa adalah koefisien dari , bukan nilai mandiri).
- Salah mengidentifikasi distribusi : mengira berdistribusi Poisson atau distribusi lain, padahal 5 percobaan independen dengan peluang sukses tetap .
- Salah menuliskan : menggunakan dan lupa bahwa dan — hasilnya tetap benar, tetapi bisa membingungkan.
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Kurang dari 2 klaim” = , bukan . Kata “kurang dari” (strict inequality) tidak mencakup 2.
- Mengira = total klaim dari 5 polis, bukan banyaknya polis yang memenuhi kondisi tertentu.
Red Flags
- Jika PMF ditulis dengan simbol tak diketahui (, , dll.) → langkah pertama selalu normalisasi untuk membentuk persamaan.
- Jika soal menyebut “kurang dari ” → batas atas tidak ikut dihitung; tulis ulang secara eksplisit: .
- Jika hasil muncul → segera balikkan dengan untuk mendapatkan peluang sukses per trial.
No. 18
Misal X merupakan random variabel dengan rataan 0 dan varians . Hitunglah ! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 18
(c).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Medium Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 4.4 Hukum Bilangan Besar Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.3; Miller Bab 6 Rumus Distribusi Normal Standar : Standardisasi: Jika , maka .
Diketahui:
, → standar deviasi
Soal meminta nilai tepat yang cocok dengan salah satu opsi → asumsikan
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Ubah Pertidaksamaan menjadi Pertidaksamaan Linear
berarti , yang ekuivalen dengan: Jadi kita tidak boleh hanya menulis (keliru karena mengabaikan sisi kiri).
Langkah 2: Standardisasi ke
Karena dengan dan :
Langkah 3: Hitung Probabilitas dari Tabel Normal
Ini adalah “aturan 68-95-99,7”: sekitar 68% nilai distribusi normal jatuh dalam satu standar deviasi dari mean.
Hasil Akhir: (c).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menulis — ini salah karena mengabaikan sisi negatif. berarti (kedua sisi).
- Menggunakan ketidaksamaan Chebyshev: . Dengan , batas bawahnya — tidak informatif dan tidak menghasilkan nilai tepat sesuai opsi.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Soal hanya menyebut mean dan variansi, tanpa menyebut distribusi secara eksplisit. Namun karena opsi jawaban berupa nilai tepat (bukan batas bawah/atas) dan salah satu opsi adalah (nilai khas ), maka diasumsikan .
Red Flags
- Jika soal hanya diketahui mean dan variansi tetapi meminta nilai probabilitas tepat → asumsikan distribusi Normal.
- Ekspresi selalu ekuivalen dengan untuk distribusi Normal.
No. 19
merupakan vektor acak dengan distribusi multivariat dengan nilai harapan dan matriks varians kovarians sebagai berikut:
Jika random variabel didefinisikan menggunakan formula dan tidak berkorelasi dengan variabel dan , maka koefisien bernilai:
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 19
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.6 Matriks Variansi-Kovariansi Difficulty [ADVANCED] Prerequisite 3.5 Independensi dan Korelasi, 3.6 Matriks Variansi-Kovariansi Connected Topics 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat Referensi Hogg-McKean-Craig Bab 4.4 Rumus Sifat Linearitas Kovarians: Untuk konstanta dan variabel acak : Notasi Matriks Kovarians: , dengan elemen diagonal .
Diketahui:
: , , , ,
(dari definisi )
dan
Target: nilai
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Jabarkan Kondisi
Substitusi : Gunakan linearitas kovarians: a + 0{,}5b = 1{,}5 \tag{1}
Langkah 2: Jabarkan Kondisi
0{,}5a + b = 1{,}0 \tag{2}
Langkah 3: Selesaikan Sistem Persamaan Linear
Dari persamaan (2): . Substitusi ke persamaan (1):
Sebagai pelengkap: .
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira “tidak berkorelasi” berarti dan independen — padahal tidak berkorelasi hanya berarti . Independensi adalah kondisi yang lebih kuat.
- Salah membaca matriks : ingat adalah elemen baris , kolom . Matriks ini simetris, sehingga .
- Mencoba menghitung terlebih dahulu — tidak perlu untuk mencari .
Kesalahan Interpretasi Soal
- berarti . Ini adalah regresi linear pada dan , dan kondisi ortogonalitas adalah syarat persamaan normal (normal equations) dalam regresi.
Red Flags
- Soal menyebut ” tidak berkorelasi dengan ” → tulis untuk setiap , lalu bentuk sistem persamaan linear dari elemen-elemen .
- Sistem persamaan (1) dan (2) adalah — selalu cukup untuk mencari dua koefisien dan .
No. 20
Anda diberikan X dan Y yang keduanya mengikuti distribusi seragam dan saling bebas. Diberikan dan . Tentukan fungsi peluang bersama dari yang dievaluasi pada !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 20
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.8 Transformasi Variabel Acak Gabungan Difficulty Hard Prerequisite 3.1 Distribusi Gabungan, 3.8 Transformasi Variabel Acak Gabungan Connected Topics 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat Referensi Hogg-McKean-Craig Bab 2.6; Hogg-Tanis-Zimm Bab 5.6 Rumus Teknik Jacobian untuk transformasi bivariat: Jika adalah transformasi satu-satu dengan invers , maka: dengan Jacobian invers:
Diketahui:
independen, sehingga untuk
Transformasi maju: ,
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Cari Transformasi Invers
Dari definisi dan : Jadi: dan .
Langkah 2: Hitung Jacobian Invers
Langkah 3: Tentukan Support
Dari dan dengan dan :
- ,
- (karena dan )
- Lebih tepatnya: dan , dengan syarat dan
Langkah 4: Tulis PDF Bersama
(berlaku pada support yang valid)
Langkah 5: Evaluasi di dan Verifikasi Support
Cek apakah titik berada di support:
- ✓
- ✓
Evaluasi:
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa mengalikan dengan — ini adalah kesalahan paling umum dalam soal transformasi bivariat. Tanpa Jacobian, jawabannya keliru menjadi .
- Salah menghitung determinan matriks : ingat .
- Menggunakan Jacobian maju alih-alih Jacobian invers . Rumus Jacobian dalam transformasi PDF selalu menggunakan Jacobian invers.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Lupa memverifikasi bahwa titik evaluasi berada di dalam support sebelum menghitung. Jika titik di luar support, PDF-nya .
Red Flags
- Transformasi bivariat → ikuti prosedur 4 langkah: (1) cari invers, (2) hitung Jacobian invers, (3) tentukan support baru, (4) tulis PDF dan evaluasi.
- Jika (seragam), maka langsung — sesederhana itu.
No. 21
Suatu perusahaan menentukan harga dari asuransi gempa bumi dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
i. Di setiap tahun kalender, terdapat hanya satu kali gempa bumi
ii. Di setiap tahun kalender, peluang terjadinya gempa bumi sebesar
iii. Banyaknya gempa bumi yang terjadi di setiap tahun kalender saling bebas
Dengan menggunakan asumsi di atas, tentukan peluang terjadi kurang dari 3 gempa bumi dalam 20 tahun. (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 21
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit, 1.5 Kejadian Independen Connected Topics 2.5 Distribusi Diskrit Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 5.2 Rumus Distribusi Binomial : Syarat: percobaan Bernoulli yang independen dengan peluang sukses tetap .
Diketahui:
Setiap tahun: independen, peluang gempa , paling banyak 1 gempa per tahun (asumsi i)
Jumlah tahun:
= banyaknya tahun yang terjadi gempa dalam 20 tahun →
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung
Langkah 2: Hitung
Langkah 3: Hitung
Langkah 4: Jumlahkan Ketiga Probabilitas
Verifikasi via Aproksimasi Poisson (opsional, untuk mengecek kewajaran): Dengan , dan :
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Salah mengidentifikasi distribusi: mengira ini distribusi Poisson secara langsung. Soal secara eksplisit menyebut Bernoulli per tahun dengan terbatas → Binomial. Poisson hanya sebagai aproksimasi.
- Salah menghitung atau : gunakan hubungan rekursif untuk efisiensi.
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Kurang dari 3” = , tidak mencakup . Jika soal mengatakan “paling banyak 3” atau “tidak lebih dari 3”, barulah dimasukkan.
Red Flags
- Jika ada kata “saling bebas” + peluang tetap per periode + jumlah periode terbatas → .
- Gunakan aproksimasi Poisson () hanya untuk verifikasi, bukan sebagai jawaban utama saat kecil.
No. 22
Anda merupakan seorang aktuaris yang bertanggung jawab dalam melakukan negosiasi terhadap kontrak reasuransi di perusahaan tempat anda bekerja. Anda menentukan bahwa besar kerugian (dalam juta) yang ingin direasuransikan mengikuti distribusi seragam pada interval . Anda memiliki dua pilihan skema kontrak reasuransi untuk risiko ini:
(i) Kontrak pertama membayarkan klaim reasuransi sebesar dari besar kerugian, sedangkan
(ii) Kontrak kedua membayarkan klaim reasuransi hingga limit maksimum, dimana nilai limit ditentukan sedemikian sehingga nilai harapan dari klaim reasuransi dari kedua kontrak bernilai sama.
Hitunglah rasio dari varians klaim reasuransi atas kontrak kedua terhadap varians klaim reasuransi atas kontrak pertama! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 22
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.2 Variabel Acak Kontinu, 2.6 Distribusi Kontinu Umum Difficulty Hard Prerequisite 2.2 Variabel Acak Kontinu Connected Topics 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 2.1; Miller Bab 4 Rumus Untuk : , , .
Variansi transformasi linear: .
Variansi LEV :
Diketahui:
: rataan , variansi
Kontrak 1: (proporsional)
Kontrak 2: (limited payment) dengan
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung dan
Langkah 2: Cari Limit dari Syarat
Karena harus berada dalam , dan :
Gunakan rumus kuadrat:
Dua solusi: (di luar , ditolak) atau ✓
Langkah 3: Hitung
Dengan dan :
Hitung suku pertama:
Hitung suku kedua:
Langkah 4: Hitung
Langkah 5: Hitung Rasio
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa bahwa , bukan . Koefisien harus dikuadratkan: .
- Salah dalam mengintegrasikan : harus dibagi dua bagian — satu untuk (bayar ) dan satu untuk (bayar ).
- Mengambil solusi tanpa mengecek apakah — selalu verifikasi domain solusi.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Kontrak 2 adalah limited payment (bayar kerugian penuh hingga batas ), bukan excess of loss (bayar kelebihan di atas deductible).
Red Flags
- Kontrak proporsional () cenderung memiliki variansi lebih besar dari kontrak limited () dengan mean yang sama, karena kontrak limited memotong ekor distribusi sehingga mengurangi dispersi.
- Rasio menandakan kontrak kedua (limited) lebih stabil — masuk akal secara intuisi reasuransi.
No. 23
Peluang keterlambatan keberangkatan pesawat terbang dari suatu penerbangan diketahui sebesar , dengan setiap satu keberangkatan pesawat terbang diperlakukan sebagai suatu percobaan Bernoulli. Hitunglah peluang setidaknya 40 dari 180 keberangkatan pesawat terbang akan mengalami keterlambatan, menggunakan aproksimasi normal dengan koreksi kontinuitas! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 23
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 4 — Inferensi Statistik Sub-topik 4.3 Teorema Limit Pusat (CLT) Difficulty Medium Prerequisite 2.5 Distribusi Diskrit Umum, 4.3 Teorema Limit Pusat (CLT) Connected Topics 2.6 Distribusi Kontinu Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 5.5; Walpole Bab 8.5 Rumus Aproksimasi Normal dengan Koreksi Kontinuitas untuk : Alasan koreksi: distribusi Binomial bersifat diskrit, sedangkan Normal bersifat kontinu. Nilai diskrit direpresentasikan sebagai interval kontinu .
Diketahui:
,
, sehingga
Target: menggunakan aproksimasi Normal dengan koreksi kontinuitas
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Terapkan Koreksi Kontinuitas untuk
“Setidaknya 40” berarti (inklusif). Dalam aproksimasi kontinu, ini direpresentasikan sebagai :
Langkah 2: Hitung dari Tabel Normal Standar
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Tidak menggunakan koreksi kontinuitas: → . Ini bukan jawaban yang diminta soal dan tidak menggunakan koreksi yang diminta.
- Koreksi arah yang salah: untuk , gunakan (geser ke kiri). Untuk , gunakan (geser ke kanan). Mudah diingat: koreksi selalu ke arah yang memperluas wilayah event.
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Setidaknya 40” = , inklusif. Berbeda dengan “lebih dari 40” = , yang menggunakan koreksi .
Red Flags
- Tabel koreksi kontinuitas yang wajib dihapal:
Kejadian Diskrit Koreksi Kontinu
No. 24
Anda diberikan informasi sebagai berikut:
i.
ii.
Tentukan !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 24
(d).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Difficulty Easy Prerequisite 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Connected Topics 1.4 Probabilitas Bersyarat Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.2; Miller Bab 2 Rumus Identitas Probabilitas untuk Dua Kejadian: Ini adalah analog probabilitas dari identitas himpunan .
Sifat Komplementer: dan .
Diketahui:
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi Gabungan dan Irisan dari Dua Kejadian
Terapkan identitas dengan dan :
Hitung gabungan:
Hitung irisan:
Langkah 2: Substitusi ke Identitas
Hasil Akhir: (d).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mencoba membentuk sistem persamaan dengan tiga variabel , , menggunakan rumus — ini menghasilkan dua persamaan dengan tiga variabel (underdetermined). Sistem tidak cukup untuk diselesaikan tanpa identitas tambahan.
- Lupa sifat distribusif himpunan: , bukan atau bentuk keliru lainnya.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Mengira adalah komplemen dari , sehingga — ini keliru. adalah komplemen , bukan komplemen .
Red Flags
- Jika soal memberikan dan di mana → langsung gunakan untuk mencari .
- Selalu cek apakah gabungan dua kejadian bisa disederhanakan menjadi atau irisan menjadi — ini sering menghasilkan solusi yang elegan tanpa perlu variabel tambahan.
No. 25
Tiga kartu diambil dari satu set kartu remi standar. Berapakah peluang ketiga kartu tersebut bergambar hati, jika diketahui setidaknya dua dari tiga kartu tersebut bergambar hati? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 25
(a).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.4 Probabilitas Bersyarat, 1.3 Metode Enumerasi Difficulty Medium Prerequisite 1.3 Metode Enumerasi, 1.4 Probabilitas Bersyarat Connected Topics 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.3–1.4; Miller Bab 2 Rumus Probabilitas Bersyarat: Kombinasi (pengambilan tanpa urutan, tanpa pengembalian): Kartu remi standar: 52 kartu total, 13 kartu hati, 39 kartu bukan hati.
Diketahui:
Deck standar: 52 kartu, 13 hati (), 39 bukan hati
Diambil 3 kartu tanpa pengembalian (urutan tidak penting → kombinasi)
Kejadian = ketiga kartu adalah hati
Kejadian = setidaknya 2 dari 3 kartu adalah hati
Perhatikan: (jika semua 3 hati, pasti setidaknya 2 hati), sehingga
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung Ruang Sampel Total
Banyaknya cara memilih 3 kartu dari 52:
Langkah 2: Hitung
Memilih 3 kartu hati dari 13 kartu hati yang tersedia:
Langkah 3: Hitung
Memilih 2 hati dari 13, dan 1 bukan hati dari 39:
Langkah 4: Hitung
“Setidaknya 2 hati” mencakup tepat 2 hati atau tepat 3 hati:
Langkah 5: Terapkan Rumus Probabilitas Bersyarat
Karena , maka :
Penyebut saling menghilangkan — kita hanya perlu membandingkan jumlah cara (bukan probabilitas):
Hasil Akhir: (a).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Salah menghitung : ingat rumusnya , bukan tanpa dibagi .
- Mengira — ini hanya berlaku jika dan independen, yang jelas tidak berlaku di sini (karena ).
- Lupa bahwa “setidaknya 2 hati” mencakup dua kasus: tepat 2 dan tepat 3. Hanya menghitung tepat 2 hati sebagai penyebut adalah kesalahan umum.
Kesalahan Interpretasi Soal
- Pengambilan kartu selalu tanpa pengembalian kecuali dinyatakan lain → gunakan kombinasi , bukan pangkat (yang untuk Binomial dengan pengembalian).
- “Setidaknya 2” = , artinya inklusif terhadap nilai 2 itu sendiri.
Red Flags
- Soal kombinatorik dengan “diketahui bahwa…” → selalu .
- Jika (kejadian A adalah bagian dari B) → , sehingga . Identifikasi relasi subset ini untuk menyederhanakan perhitungan.
No. 26
Hitunglah fungsi pembangkit peluang dari variabel acak Poisson N dengan rataan 2 pada ! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 26
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.3 Fungsi Pembangkit, 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.3 Fungsi Pembangkit Connected Topics 2.5 Distribusi Diskrit Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.2; Miller Bab 5 Rumus Fungsi Pembangkit Peluang (PGF) untuk variabel acak diskrit dengan support : PGF khusus untuk : Perbedaan PGF vs MGF (wajib dihapal):
- PGF: — argumennya adalah
- MGF: — argumennya adalah
Diketahui:
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tulis Rumus PGF untuk Poisson
Untuk :
Langkah 2: Substitusi
Langkah 3: Evaluasi Numerik
Sebagai sanity check: nilai PGF di selalu (karena ). Di sini , sehingga wajar hasilnya . ✓
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Menggunakan MGF alih-alih PGF: MGF Poisson adalah . Jika menggunakan MGF dengan : — tidak ada di opsi, namun jelas bukan jawaban yang diminta.
- Salah menghitung eksponen: , bukan .
- Mengira — lupa faktor , bukan hanya .
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Fungsi pembangkit peluang” (PGF) berbeda dari “fungsi pembangkit momen” (MGF). Soal secara eksplisit menyebut PGF — gunakan , bukan .
Red Flags
- Opsi (c) adalah jebakan untuk yang menggunakan tanpa faktor .
- Opsi (d) adalah jebakan untuk yang hanya menghitung atau .
- Selalu cek: PGF di harus . Ini berguna untuk verifikasi rumus.
No. 27
Misal memiliki sebaran binomial dengan parameter dan , dan distribusi bersyarat dari jika diketahui mengikuti sebaran Poisson dengan rataan .
Tentukan varians dari !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 27
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat, 3.7 Distribusi Majemuk (Compound Distribution) Difficulty Hard Prerequisite 3.3 Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution), 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat Connected Topics 2.5 Distribusi Diskrit Umum Referensi Hogg-McKean-Craig Bab 2.1–2.6; Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.4 Rumus Hukum Ekspektasi Total (Law of Total Expectation / Adam's Law): Hukum Variansi Total (Law of Total Variance / Eve's Law): Untuk : dan . Untuk : dan .
Diketahui:
: variabel acak “luar” (mixing variable)
: distribusi bergantung pada nilai
Ini adalah distribusi majemuk (compound distribution)
Target: — variansi marginal (tanpa syarat) dari
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Identifikasi Momen Bersyarat dari
Karena , dan Poisson dengan rataan memiliki mean dan variansi keduanya : (Perhatikan: dan adalah fungsi dari , bukan konstanta.)
Langkah 2: Hitung Suku Pertama Eve’s Law —
(menggunakan Hukum Ekspektasi Total: untuk )
Langkah 3: Hitung Suku Kedua Eve’s Law —
(karena , variansinya sama dengan variansi )
Langkah 4: Jumlahkan Kedua Suku
Verifikasi dengan nilai khusus: Coba : pasti, sehingga dan . Formula: . ✓
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Hanya mengambil suku pertama: — ini opsi (b), tidak lengkap karena mengabaikan suku kedua Eve’s Law.
- Hanya mengambil suku kedua: — ini opsi (c), juga tidak lengkap.
- Mengira — opsi (a) ini salah karena adalah nilai tertentu (bukan variabel), dan variansi marginal tidak sama dengan variansi bersyarat di satu titik.
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Distribusi bersyarat adalah Poisson dengan rataan ” berarti rataan Poisson bervariasi bergantung pada — ini adalah struktur distribusi majemuk, bukan distribusi Poisson biasa.
- Jawaban (marginal) bukan Poisson — distribusi marginal campuran umumnya lebih kompleks.
Red Flags
- Kata kunci “distribusi bersyarat dari jika diketahui ” + “tentukan variansi ” → selalu gunakan Eve’s Law (kedua suku, jangan ada yang dilewat).
- Soal compound distribution (Poisson-Binomial, Poisson-Gamma, dll.) → Eve’s Law adalah senjata utama.
No. 28
Misal (X,Y) memiliki fungsi peluang bersama:
Tentukan !
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 28
(e).
Field Isi Topik CF2 Topik 3 — Variabel Acak Multivariat Sub-topik 3.2 Distribusi Marginal, 3.1 Distribusi Gabungan (Joint Distribution) Difficulty Medium Prerequisite 3.1 Distribusi Gabungan (Joint Distribution), 3.2 Distribusi Marginal Connected Topics 2.2 Variabel Acak Kontinu Referensi Hogg-McKean-Craig Bab 2.1; Hogg-Tanis-Zimm Bab 4.1 Rumus PDF Marginal dari : Batas integral harus memperhatikan support (region dimana ).
Untuk support segitiga : batas adalah dari hingga (untuk tetap).
Diketahui:
pada region segitiga: , ,
Region ini adalah segitiga dengan sudut di , , dan
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Tentukan Batas Integral untuk Marginalisasi
Untuk nilai yang tetap (), variabel harus memenuhi:
- (dari syarat support)
- , sehingga
Jadi batas integral : dari sampai .
Langkah 2: Hitung PDF Marginal
Misal (konstanta saat mengintegralkan terhadap ):
Jadi: untuk .
Verifikasi: ✓
Langkah 3: Hitung
Gunakan substitusi , :
- Saat :
- Saat :
Atau langsung (tanpa substitusi):
Hasil Akhir: (e).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Salah menentukan batas atas : menggunakan dari hingga (alih-alih ). Ini mengintegrasikan di luar support, menghasilkan nilai yang salah dan bahkan mungkin tidak valid sebagai PDF.
- Menghitung via integral ganda langsung tanpa memarginalkan lebih dulu — sebenarnya bisa, tetapi lebih rawan kesalahan dalam menentukan region integrasi. Pendekatan via marginal lebih sistematis.
- Salah tanda saat mengevaluasi anti-turunan : pastikan substitusi batas atas dan bawah dilakukan dengan benar.
Kesalahan Interpretasi Soal
- adalah probabilitas marginal — artinya bisa bernilai apa saja (sesuai support), bukan atau nilai tertentu.
Red Flags
- Support berbentuk segitiga (ada syarat ) → selalu gambar region terlebih dahulu sebelum menentukan batas integral. Batas atas bergantung pada : , bukan .
- Setelah mendapat , verifikasi dengan sebelum melanjutkan.
No. 29
Keluarga Suprapto memiliki 5 anak. Diasumsikan peluang lahir setiap anak Perempuan sebesar dan kelahiran dari setiap anak saling bebas, berapakah peluang keluarga Suprapto memiliki setidaknya 1 anak perempuan jika diketahui mereka memiliki setidaknya 1 anak laki-laki?
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 29
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas Sub-topik 1.4 Probabilitas Bersyarat, 1.5 Kejadian Independen Difficulty Easy Prerequisite 1.4 Probabilitas Bersyarat Connected Topics 2.5 Distribusi Diskrit Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2 Rumus Probabilitas Bersyarat: Hukum De Morgan: Inklusi-Eksklusi:
Diketahui:
5 anak, , setiap kelahiran independen
Definisikan:
- = setidaknya 1 anak perempuan
- = setidaknya 1 anak laki-laki
- = tidak ada anak perempuan = semua 5 anak laki-laki
- = tidak ada anak laki-laki = semua 5 anak perempuan
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Hitung Probabilitas Komplemen
Langkah 2: Hitung — Penyebut
Langkah 3: Hitung — Pembilang
= ada setidaknya 1 perempuan dan setidaknya 1 laki-laki = bukan (semua perempuan atau semua laki-laki).
Gunakan inklusi-eksklusi pada komplemen:
Perhatikan: = semua perempuan sekaligus semua laki-laki = mustahil ():
Maka:
Langkah 4: Terapkan Rumus Probabilitas Bersyarat
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Mengira — ini salah karena pembilang harus , bukan .
- Mengira dan saling bebas sehingga — tidak berlaku karena keduanya bergantung pada komposisi yang sama (5 anak).
- Salah mengidentifikasi : ini adalah kejadian mustahil (tidak mungkin 5 anak semuanya perempuan DAN semuanya laki-laki secara bersamaan), sehingga .
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Setidaknya 1 perempuan” bukan berarti “tepat 1 perempuan”. Komplemen dari “setidaknya 1 perempuan” adalah “tidak ada perempuan sama sekali” (semua laki-laki).
Red Flags
- Soal bertipe “setidaknya… diketahui setidaknya…” → gunakan , dan hitung via komplemen karena lebih mudah.
- Strategi umum: .
No. 30
Banyaknya lonjakan daya yang terjadi pada suatu jaringan listrik diketahui mengikuti distribusi Poisson dengan rataan 1 lonjakan daya setiap 12 jam. Berapakah peluang bahwa tidak akan terjadi lonjakan daya lebih dari satu kali dalam 24 jam?
a.
b.
c.
d.
e.
Jawaban No. 30
(b).
Field Isi Topik CF2 Topik 2 — Variabel Acak Univariat Sub-topik 2.5 Distribusi Diskrit Umum Difficulty Easy Prerequisite 2.1 Variabel Acak Diskrit Connected Topics 2.5 Distribusi Diskrit Umum Referensi Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.2; Miller Bab 5 Rumus PMF Distribusi Poisson dengan rate : Sifat Skalabilitas Poisson terhadap Waktu: Jika rata-rata kejadian adalah per satuan waktu , maka dalam waktu : Sehingga .
Diketahui:
Rata-rata: 1 lonjakan per 12 jam →
Periode yang ditanya: 24 jam
, sehingga
“Tidak lebih dari satu kali” =
Target:
Langkah Pengerjaan
Langkah 1: Skala Parameter Poisson ke Periode 24 Jam
Distribusi Poisson bersifat aditif terhadap waktu: jika dalam 12 jam rata-rata 1 lonjakan, maka dalam 24 jam (dua kali lipat periodenya) rata-ratanya dua kali lipat: Sehingga .
Langkah 2: Interpretasi “Tidak Lebih dari Satu Kali”
“Tidak lebih dari satu kali” = = . Ini mencakup dua kasus: nol lonjakan dan tepat satu lonjakan.
Langkah 3: Hitung
Langkah 4: Hitung
Langkah 5: Jumlahkan
Secara numerik: .
Hasil Akhir: (b).
Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
- Lupa menskalakan : menggunakan untuk 24 jam (alih-alih ). Ini menghasilkan — tidak ada di opsi.
- Salah arah skala: menggunakan (membagi alih-alih mengalikan) — ini keliru; periode yang lebih panjang → lebih besar.
- Lupa bahwa dan , sehingga penyebutnya untuk kedua suku.
Kesalahan Interpretasi Soal
- “Tidak lebih dari satu kali” = , mencakup dan — bukan hanya atau .
- Bandingkan frasa yang sering dipertukarkan:
- “Tidak lebih dari 1” = → hitung
- “Kurang dari 1” = → hanya
- “Setidaknya 1” = →
- “Lebih dari 1” = →
Red Flags
- Soal Poisson dengan perubahan satuan waktu → skala secara proporsional sebelum menghitung apapun. Ini adalah langkah pertama yang wajib.
- Jika opsi jawaban berbentuk → pastikan nilai sudah benar setelah penskalaaan.