📘 2.3 — Varying Annuities
Ringkasan Cepat
Topik: Varying Annuities | Bobot: ~20–30% | Difficulty: Hard Ref: Vaaler Bab 3–4, Kellison Bab 3–4 | Prereq: 2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 2.2 Perpetuity
Section 0 — Pemetaan Topik
| Topik CF1 | Sub-topik ID | Skill Diuji | Bobot | Difficulty | Prerequisite | Connected Topics | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Topik 2: Anuitas dan Nilai Arus Kas | 2.3 | Menghitung PV/FV geometric annuity (tumbuh rate ); menghitung PV/FV arithmetic increasing annuity ; menghitung PV/FV arithmetic decreasing annuity ; identitas ; aplikasi pada dividen tumbuh, kenaikan gaji, dan cicilan bertahap | 20–30% | Hard | 2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 2.2 Perpetuity | 2.2 Perpetuity, 2.4 Continuous Annuities, 2.5 Deferred Annuities, 5.1 Bond Pricing | Vaaler Bab 3–4, Kellison Bab 3–4 |
Section 1 — Intuisi
Bayangkan seorang karyawan yang mendapat kenaikan gaji 5% setiap tahun. Jika kita ingin menghitung nilai sekarang dari seluruh gaji yang akan diterima selama 10 tahun ke depan, kita tidak bisa menggunakan formula annuity biasa—karena setiap pembayaran berbeda besarnya. Inilah yang dimaksud varying annuity: serangkaian pembayaran yang berubah secara sistematis dari satu periode ke periode berikutnya. Ada dua pola perubahan yang paling umum: geometrik (tumbuh dengan persentase tetap, seperti kenaikan gaji 5% per tahun) dan aritmatika (bertambah dengan jumlah tetap, seperti cicilan yang naik Rp 100.000 setiap bulan).
Untuk geometric varying annuity, kuncinya adalah menyadari bahwa setiap pembayaran adalah PV dari deret geometri dengan dua rasio yang “bersaing”: rasio pertumbuhan dan rasio diskonto . Hasilnya adalah formula yang mirip dengan annuity biasa, tetapi dengan diganti oleh “net rate” . Untuk arithmetic varying annuity, kita menggunakan notasi aktuaria khusus (increasing) dan (decreasing), yang diturunkan dengan teknik “annuity of annuities” yang elegan.
Di ujian CF1, soal varying annuity sering muncul dalam konteks: (1) valuasi saham dengan dividen tumbuh konstan, (2) pinjaman dengan cicilan yang meningkat secara aritmatika, atau (3) proyek investasi dengan cash flow yang berubah. Kemampuan mengenali pola perubahan (geometrik vs aritmatika) dan memilih formula yang tepat adalah kunci untuk menyelesaikan soal-soal ini dengan efisien.
Section 2 — Definisi Formal
Definisi Matematis
Geometric Annuity-Immediate: Pembayaran pertama di , tumbuh dengan rate per periode, selama periode.
Jika :
Arithmetic Increasing Annuity-Immediate : Pembayaran di .
Arithmetic Decreasing Annuity-Immediate : Pembayaran di .
Atau lebih sederhana:
Variabel & Parameter
| Simbol | Makna | Catatan |
|---|---|---|
| Jumlah periode pembayaran | Integer positif | |
| Suku bunga efektif per periode | Decimal | |
| Growth rate per periode (geometric) | untuk formula standar | |
| Faktor diskonto | ||
| Pembayaran pertama (geometric) | Kalikan PV factor dengan | |
| Increment per periode (arithmetic) | Kalikan dengan | |
| PV increasing annuity (1, 2, …, n) | Notasi aktuaria standar | |
| PV decreasing annuity (n, n-1, …, 1) | Notasi aktuaria standar | |
| FV increasing annuity | $= (Ia)_{\overline{n} | |
| FV decreasing annuity | $= (Da)_{\overline{n} |
Rumus Utama
Geometric Annuity ():
Label: PV geometric annuity-immediate — pembayaran pertama , tumbuh per periode.
Label: Alternatif — ubah ke annuity biasa dengan “net rate” .
Arithmetic Increasing Annuity:
Label: PV increasing annuity — pembayaran .
Arithmetic Decreasing Annuity:
Label: PV decreasing annuity — pembayaran .
Identitas Kritis:
Label: Hubungan increasing + decreasing = kali annuity biasa.
General Arithmetic Annuity (pembayaran pertama , increment per periode):
Label: Dekomposisi menjadi level annuity plus increasing annuity.
Asumsi Eksplisit
- Constant Interest Rate: konstan selama seluruh periode.
- Geometric: Pertumbuhan konstan setiap periode (multiplicative).
- Arithmetic: Increment konstan setiap periode (additive).
- Annuity-Immediate: Pembayaran di akhir setiap periode (kecuali dinyatakan lain).
Section 3 — Jembatan Logika
Dari Time Diagram ke Equation of Value
Geometric Annuity: Pembayaran di adalah .
PV
Ini adalah deret geometri dengan rasio dan suku.
Arithmetic Increasing Annuity: Pembayaran bisa dipandang sebagai “annuity of annuities”:
- Pembayaran 1 di (annuity periode)
- Pembayaran 1 di (annuity periode, dimulai )
- Pembayaran 1 di (annuity periode, dimulai )
- …
- Pembayaran 1 di (annuity 1 periode)
Jumlah PV dari semua ini menghasilkan .
Focal Date
Semua formula PV dievaluasi di (satu periode sebelum pembayaran pertama untuk annuity-immediate). FV dievaluasi di .
Derivasi Geometric Annuity:
Derivasi via “Annuity of Annuities”:
Gunakan :
Setelah simplifikasi (menggunakan ):
Derivasi Identitas :
Pembayaran increasing:
Pembayaran decreasing:
Jumlah tiap periode:
Jadi jumlah = level annuity dengan pembayaran :
Dilarang
- Menggunakan formula geometric annuity saat : Jika , formula menghasilkan pembagian dengan nol. Gunakan kasus khusus: .
- Mengasumsikan adalah : . Formula yang benar adalah .
- Lupa bahwa general arithmetic annuity butuh dua komponen: Jika pembayaran pertama dan increment , gunakan . Jangan hanya gunakan saja.
Section 4 — Contoh Soal
Soal A — Fundamental
Sebuah investasi akan menghasilkan cash flow sebesar Rp 1.000.000 di akhir tahun pertama, dan meningkat 4% setiap tahun selama total 6 tahun. Suku bunga diskonto adalah 9% per tahun efektif. Hitunglah present value dari seluruh cash flow.
Data yang diberikan:
- (pembayaran pertama, di )
- per tahun (geometric growth)
- per tahun efektif
- tahun
Solusi Soal A
1. Identifikasi Variabel
- , , ,
2. Time Diagram
t=0 t=1 t=2 t=3 ... t=6 |--------|---------|-----------|-------------|-------| 1,000,000 1,040,000 1,081,600 ... 1,000,000×(1.04)^5 = 1,216,6533. Equation of Value (pada Focal Date )
4. Eksekusi Aljabar
5. Verification
Cek tanpa pertumbuhan (level annuity): . , , . PV level .
Dengan pertumbuhan 4%: PV ✓ (pertumbuhan meningkatkan PV)
Cek growing perpetuity limit: . PV annuity ✓
Exam Tips — Soal A
Target waktu: 3–4 menit. Common trap: Menggunakan sebagai annual rate tetapi sebagai monthly rate (unit mismatch). Shortcut: Alternatif formula dengan —hitung lalu kalikan .
Soal B — Exam-Typical
Sebuah pinjaman dilunasi dengan 8 pembayaran tahunan. Pembayaran pertama sebesar Rp 3.000.000 di akhir tahun pertama, dan setiap pembayaran berikutnya bertambah Rp 500.000 dari pembayaran sebelumnya (arithmetic increasing). Suku bunga pinjaman adalah 7% per tahun efektif. Hitunglah nilai pinjaman awal (PV dari seluruh pembayaran).
Data yang diberikan:
- Pembayaran: (di )
- (pembayaran pertama), (increment)
- ,
Solusi Soal B
1. Identifikasi Variabel
- Pembayaran di :
- Dekomposisi: (level component), (increment)
- Alternatif dekomposisi: , , tapi pembayaran ke- =
Gunakan:
Atau lebih langsung: pembayaran ke- =
2. Time Diagram
t=0 t=1 t=2 t=3 ... t=8 |------|--------|--------|--------|-------| 3,000k 3,500k 4,000k ... 6,500k = 2,500k = 2,500k = 2,500k = 2,500k (level part) + 500k + 1,000k + 1,500k + 4,000k (increasing part)3. Equation of Value (pada Focal Date )
4. Eksekusi Aljabar
Hitung :
Hitung :
Hitung :
Hitung PV:
5. Verification
Cek tanpa increment (level annuity): . Dengan increment, PV lebih besar ✓ ().
Cek total payments: . PV ✓ (discounting)
Exam Tips — Soal B
Target waktu: 4–5 menit. Common trap: Dekomposisi salah—pembayaran ke- adalah , bukan . Jika dekomposisi , gunakan dengan yang disesuaikan. Shortcut: Dekomposisi menjadi level increasing selalu lebih mudah daripada menghitung PV tiap pembayaran satu per satu.
Soal C — Challenging
Sebuah proyek investasi menghasilkan cash flow berikut: Rp 10.000.000 di , Rp 9.000.000 di , Rp 8.000.000 di , …, Rp 1.000.000 di (arithmetic decreasing). Setelah itu, proyek menghasilkan Rp 500.000 per tahun selamanya, mulai .
Suku bunga adalah 6% per tahun efektif. Hitunglah PV total dari seluruh cash flow proyek.
Data yang diberikan:
- Fase 1 ( s.d. ): Pembayaran (arithmetic decreasing, , )
- Fase 2 (): Perpetuity per tahun
Solusi Soal C
1. Identifikasi Variabel
- Fase 1: Pembayaran ke- =
- Ini adalah decreasing annuity: pembayaran (dalam jutaan)
- ,
- Fase 2: Perpetuity , mulai (deferred 10 periode)
2. Time Diagram
t=0 t=1 t=2 t=3 ... t=10 t=11 t=12 ... |------|------|------|------|-----|------|------|------| 10M 9M 8M ... 1M 500k 500k → ∞ ←── Decreasing Annuity ──→ ←── Deferred Perpetuity ──→3. Equation of Value (pada Focal Date )
4. Eksekusi Aljabar
Hitung :
Hitung :
PV Fase 1:
Hitung deferred perpetuity:
PV Fase 2:
Total PV:
5. Verification
Cek identitas :
✓ (rounding)
Cek deferred perpetuity: ✓
[!WARNING] Exam Tips — Soal C
Target waktu: 6–7 menit. Common trap: Lupa bahwa deferred perpetuity mulai berarti deferral (bukan ). Pembayaran pertama di → PV perpetuity di → di-discount 10 periode ke . Shortcut: Gunakan identitas untuk verify setelah menghitung .
Section 5 — Verifikasi & Sanity Check
Geometric Annuity
- Cek limit : Jika , geometric annuity → growing perpetuity . Annuity PV harus .
- Cek : Geometric annuity dengan harus sama dengan level annuity .
- Cek : PV geometric annuity PV level annuity (pertumbuhan meningkatkan nilai).
Arithmetic Annuity
- Identitas: — gunakan untuk cross-check.
- Batas bawah: (karena pembayaran rata-rata ).
- Cek : (hanya satu pembayaran sebesar 1 di ). juga.
Metode Alternatif
Geometric Annuity via Net Rate:
Ubah masalah menjadi level annuity dengan rate —berguna jika tabel annuity tersedia.
via Summation:
Berguna untuk derivasi, bukan untuk kalkulasi exam.
dari Identitas:
Jika sudah hitung , gunakan identitas untuk dapat tanpa formula terpisah.
Section 6 — Visualisasi Mental
Geometric Annuity — Cash Flow Diagram:
Grafik dengan sumbu X = waktu , sumbu Y = pembayaran .
- Kurva exponential increasing jika : setiap batang lebih tinggi dari sebelumnya dengan faktor
- Kurva exponential decreasing jika : setiap batang lebih rendah
- Semakin besar , semakin curam kenaikan
Arithmetic Increasing Annuity — Staircase Pattern:
Grafik dengan sumbu X = waktu , sumbu Y = pembayaran .
- Pola tangga naik linear: pembayaran
- Bisa dipandang sebagai level annuities yang di-defer:
- Annuity periode mulai
- Annuity periode mulai
- …
- Annuity 1 periode mulai
Decomposition View:
Setiap general arithmetic annuity bisa divisualisasikan sebagai superposisi:
- Level component (persegi panjang):
- Increasing component (segitiga):
Hubungan Visual ↔ Rumus
Geometric annuity formula = level annuity dengan “adjusted rate”:
Secara visual: “compress” setiap cash flow dengan faktor dan gunakan rate .
= area segitiga di bawah staircase:
Setiap “step” ke- berkontribusi ke total PV.
Section 7 — Jebakan Umum
Kesalahan Unit Waktu
Contoh Salah: Geometric annuity dengan per tahun, per tahun, tetapi bulan. Menggunakan dengan dan tahunan.
Benar: Konversi semua ke unit yang sama. Jika dalam bulan, konversi dan ke monthly: , .
Kesalahan Konseptual
- Geometric annuity dengan : Formula menghasilkan . Gunakan kasus khusus: .
- = pembayaran (SALAH): adalah pembayaran di . Pembayaran pertama adalah 1, bukan 0.
- General arithmetic: dekomposisi salah: Jika pembayaran ke- adalah , dekomposisi adalah . Atau: .
- = pembayaran (SALAH): berakhir di 1, bukan 0. Pembayaran terakhir di adalah 1.
Kesalahan Interpretasi Soal
Ambiguitas: “Meningkat 5% per tahun” bisa berarti geometric () atau arithmetic ( dari nilai awal). Baca konteks: “meningkat 5%” biasanya geometric; “bertambah Rp X” biasanya arithmetic.
Ambiguitas pembayaran pertama: Untuk geometric annuity, apakah adalah pembayaran pertama atau pembayaran “sebelum pertumbuhan”? Selalu identifikasi nilai di secara eksplisit.
Red Flags
- “Tumbuh X% per tahun”: Trigger untuk geometric annuity. Cek apakah (untuk konvergensi jika ).
- “Bertambah Rp X per periode”: Trigger untuk arithmetic annuity. Identifikasi (pembayaran pertama) dan (increment).
- “Menurun Rp X per periode”: Trigger untuk arithmetic decreasing. Gunakan atau dekomposisi dengan .
- “Pembayaran pertama sama dengan ”: Trigger untuk kasus khusus geometric annuity.
Section 8 — Ringkasan Eksekutif
Must-Remember
- PV geometric annuity ():
- PV arithmetic increasing annuity:
- PV arithmetic decreasing annuity:
- Identitas kritis:
- General arithmetic annuity (pembayaran ke- = ):
Kapan Digunakan
- Trigger keywords: “tumbuh X% per tahun” (geometric), “bertambah Rp X per periode” (arithmetic), “kenaikan gaji,” “dividen tumbuh,” “cicilan bertahap.”
- Tipe skenario soal:
- Valuasi saham dengan dividen tumbuh konstan (geometric).
- Pinjaman dengan cicilan meningkat/menurun secara aritmatika.
- Proyek investasi dengan cash flow yang berubah secara sistematis.
- Kombinasi varying annuity + deferred perpetuity.
Kapan TIDAK Boleh Digunakan
- Jika pembayaran level (konstan): Gunakan 2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due.
- Jika pembayaran tidak mengikuti pola geometrik atau aritmatika: Hitung PV tiap cash flow secara individual.
- Jika untuk geometric annuity dengan : Tidak konvergen—cek apakah soal memang terbatas.
Quick Decision Tree
graph TD A["Pembayaran berubah<br>setiap periode?"] -->|"Ya"| B["Pola perubahan?"] A -->|"Tidak"| Z["Lihat 2.1 Annuity-Immediate<br>and Annuity-Due"] B -->|"Tumbuh X% per periode<br>(multiplicative)"| C["Geometric Annuity"] B -->|"Bertambah Rp X per periode<br>(additive)"| D["Arithmetic Annuity"] C --> E["i = g?"] E -->|"Ya"| F["PV = R*n / (1+i)"] E -->|"Tidak"| G["PV = R * (1 - ((1+g)/(1+i))^n) / (i-g)"] D --> H["Increasing atau Decreasing?"] H -->|"Meningkat (1,2,...,n)"| I["(Ia) = (a-due - n*v^n) / i"] H -->|"Menurun (n,...,2,1)"| J["(Da) = (n - a) / i"] H -->|"General (P, P+Q, P+2Q,...)"| K["PV = (P-Q)*a + Q*(Ia)"] I --> L["Verify: (Ia) + (Da) = (n+1)*a"] J --> L
Follow-up Options
- “Berikan contoh soal variasi geometric annuity dengan ”
- “Jelaskan hubungan 2.3 Varying Annuities dengan 2.2 Perpetuity (growing perpetuity)”
- “Buat flashcard 1-halaman untuk topik ini”
📖 Ref: Vaaler Bab 3–4, Kellison Bab 3–4 | 🗓️ 2026-02-18 | CF1 VaryingAnnuity GeometricAnnuity ArithmeticAnnuity