INFO

Klik ikon tanda panah di samping judul soal untuk membuka/menampilkan Jawaban .

Peran dan Profesionalisme dalam Underwriting


Soal 6.1: Pengertian dan Peran Utama Underwriter

Uraikan pengertian seorang underwriter serta jelaskan 4 (empat) peran utama dan tanggung jawabnya dalam mengelola pool asuransi.

Soal 6.2: Peran Profesional dalam Ekosistem Perusahaan Asuransi

Jelaskan peranan para profesional berikut dalam ekosistem perusahaan asuransi: Underwriter, Aktuaris, Risk Manager, dan Compliance Officer.


Risk Survey dan Estimasi Kerugian (MPL/EML)


Soal 6.3: Isi Laporan Survei Risiko

Uraikan 5 (lima) hal pokok yang umumnya dimuat dalam sebuah laporan survei risiko (risk survey report).

Soal 6.4: EML dan MPL — Pengertian dan Contoh Perhitungan

Jelaskan pengertian Estimated Maximum Loss (EML) atau Maximum Probable Loss (MPL) disertai dengan contoh perhitungannya pada suatu bangunan.

Soal 6.5: Pandangan Surveyor terhadap Harga Pertanggungan dan Rekomendasi

Identifikasikan pandangan surveyor terhadap kecukupan harga pertanggungan dan pentingnya rekomendasi pencegahan kerugian bagi underwriter.


Underwriting Asuransi Kebakaran


Soal 6.6: Informasi Utama dalam Underwriting Asuransi Kebakaran

Uraikan 5 (lima) informasi utama terkait objek pertanggungan yang diperlukan dalam proses underwriting asuransi kebakaran.

Soal 6.7: Peran Asuransi dalam Mengendalikan Fire Waste

Jelaskan peran asuransi dalam upaya mengendalikan kerugian akibat kebakaran (fire waste).


Pelaporan dan Indikator Kinerja Underwriting


Soal 6.8: Data dan Performance Indicator dalam Laporan Bulanan

Sebutkan 5 (lima) jenis data atau performance indicator yang perlu disampaikan dalam laporan bulanan kepada:

  • a. Dewan Direksi (seperti loss ratio per LOB, berita pasar, dll).

  • b. Manajer Underwriting (seperti cycle time, persentase akseptasi, dll).


Prinsip Penetapan Premi (Rating)


Soal 6.9: Komponen Biaya dalam Penetapan Premi yang Memadai

Uraikan 5 (lima) komponen biaya yang harus diperhitungkan dalam menetapkan premi yang memadai (suitable premiums) agar cukup untuk membayar klaim, biaya operasional, cadangan, dan laba.

Soal 6.10: Pertimbangan Komersial dalam Penetapan Tarif Premi

Jelaskan 4 (empat) pertimbangan atau aspek komersial yang harus diperhatikan underwriter dalam menetapkan tarif premi di pasar persaingan.

Soal 6.11: Premi Murni dan Faktor yang Mempengaruhinya

Uraikan pengertian Premi Murni (pure premium) dan identifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi perhitungannya.

Soal 6.12: Terminologi Premi dalam Asuransi

Jelaskan terminologi berikut dalam kaitannya dengan premi:

  • Premium rate dan premium base.

  • Risk premium dan 3 (tiga) elemen utamanya.

  • Perbedaan antara adjustable premium dan flat premium.

Soal 6.13: Inflasi sebagai Faktor dalam Penetapan Premi

Uraikan mengapa inflasi menjadi aspek penting yang harus dipertimbangkan dalam penetapan premi asuransi.

Soal 6.14: Ketentuan Pembayaran Premi Berdasarkan PSAKBI

Jelaskan 5 (lima) ketentuan pembayaran premi berdasarkan Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKBI).


Analisis Data Klaim dan IBNR


Soal 6.15: Informasi Klaim dan Analisis Data Historis

Uraikan pentingnya informasi klaim dan analisis data historis klaim (termasuk underlying claims cost) dalam pengelolaan portofolio asuransi.

Soal 6.16: IBNR — Pengertian dan Fungsinya dalam Loss Ratio

Jelaskan pengertian klaim Incurred But Not Reported (IBNR) dan uraikan fungsinya dalam menghasilkan perhitungan loss ratio yang lebih andal.

Soal 6.17: Combined Operating Ratio (COR)

Uraikan pengertian dan cara menghitung Combined Operating Ratio (COR) sebagai ukuran performa operasional perusahaan asuransi.


Reasuransi dan Koasuransi


Soal 6.18: Pengertian Reasuransi dan Alasan Pembeliannya

Uraikan pengertian reasuransi serta jelaskan 5 (lima) alasan utama mengapa perusahaan asuransi membeli proteksi reasuransi.

Soal 6.19: Pihak-pihak dalam Pasar Reasuransi

Identifikasikan pihak-pihak yang berperan dalam pasar reasuransi sebagai pembeli (buyer), perantara, dan penjual (seller).

Soal 6.20: Reasuransi Fakultatif vs Treaty

Uraikan perbedaan mendasar antara reasuransi facultative dan reasuransi treaty.

Soal 6.21: Bentuk-bentuk Reasuransi Treaty dan Metode Perhitungan Premi

Jelaskan bentuk-bentuk reasuransi treaty berikut disertai metode perhitungan preminya:

  • Proporsional: Quota Share dan Surplus.

  • Non-Proporsional: Excess of Loss dan Stop Loss.

Soal 6.22: Koasuransi vs Reasuransi — Mekanisme dan Perbedaan

Jelaskan mekanisme pertanggungan risiko secara koasuransi serta uraikan perbedaannya dengan reasuransi dari sudut pandang tertanggung (terutama saat terjadi klaim).


Distribusi Digital


Soal 6.23: Peran Aggregator dalam Pasar Asuransi

Uraikan peran dan fungsi aggregator dalam struktur pasar asuransi saat ini.