INFO

Klik ikon tanda panah di samping judul soal untuk membuka/menampilkan Jawaban .

Konsep dan Terminologi Risiko

Soal 1.1: Elemen Utama dalam Pengertian Risiko

Uraikan elemen atau komponen utama dalam pengertian umum risiko, serta jelaskan berbagai konteks penggunaan istilah risiko dalam pasar asuransi.

Soal 1.2: Pengertian Uncertainty sebagai Unsur Risiko

Uraikan pengertian uncertainty sebagai salah satu unsur risiko disertai dengan contohnya.

Soal 1.3: Sikap Seseorang dalam Menghadapi Risiko

Jelaskan berbagai jenis perilaku atau sikap (attitude) seseorang dalam menghadapi risiko, termasuk pengertian risk-seeking dan risk-averse.

Soal 1.4: Faktor Penilaian Underwriter terhadap Dampak Risiko

Identifikasikan 3 (tiga) faktor penilaian atau hal yang selalu dipertimbangkan oleh underwriter dalam menilai dampak dari suatu risiko.


Pengukuran Tingkat Risiko (Frequency & Severity)

Soal 1.5: Parameter Pokok Pengukuran Tingkat Risiko

Jelaskan parameter pokok yang digunakan dalam mengukur tingkat risiko.

Soal 1.6: Profil Risiko High Frequency–Low Severity vs Low Frequency–High Severity

Uraikan perbedaan antara profil risiko high frequency - low severity dengan low frequency - high severity disertai contoh objek pertanggungannya.

Soal 1.7: Relevansi Frequency dan Severity dalam Proses Akseptasi

Uraikan relevansi frequency dan severity terhadap pengukuran tingkat risiko serta jelaskan mengapa profil tersebut sangat penting bagi penanggung atau underwriter dalam proses akseptasi.

Soal 1.8: Heinrich Triangle dan Konsep Frekuensi–Severitas

Uraikan apa yang digambarkan oleh Heinrich Triangle berkaitan dengan konsep frekuensi dan severitas dalam manajemen risiko.


Peril dan Hazard

Soal 1.9: Perbedaan dan Hubungan antara Peril dan Hazard

Jelaskan perbedaan serta hubungan antara peril dan hazard disertai contohnya masing-masing.

Soal 1.10: Physical Hazard vs Moral Hazard

Uraikan perbedaan antara physical hazard dan moral hazard, serta berikan contoh masing-masing pada asuransi harta benda, tanggung gugat, dan kendaraan bermotor.

Soal 1.11: Fakta Material dan Contohnya

Uraikan pengertian fakta material serta berikan contoh physical dan moral hazard yang termasuk ke dalam fakta material.

Soal 1.12: Reasonable Precautions dalam Polis Asuransi

Uraikan pengertian reasonable precautions dalam sebuah polis asuransi.


Klasifikasi Risiko

Soal 1.13: Klasifikasi Risiko

Jelaskan perbedaan antara risiko:

  • a. Finansial dan Non-finansial

  • b. Murni (pure risk) dan Spekulatif (speculative risk)

  • c. Fundamental dan Partikular

Soal 1.14: Kategori Risiko yang Dapat Diasuransikan

Identifikasikan kategori risiko mana saja yang secara umum dapat diasuransikan (insurable risks) beserta alasannya.

Soal 1.15: Mengapa Risiko Spekulatif dan Fundamental Umumnya Tidak Dapat Diasuransikan

Jelaskan mengapa risiko tertentu, seperti investasi di pasar saham (risiko spekulatif) atau risiko fundamental, umumnya tidak dapat diasuransikan atau dikecualikan dalam polis.


Manajemen Risiko

Soal 1.16: Definisi dan Unsur Penting Manajemen Risiko

Uraikan definisi manajemen risiko serta jelaskan 4 (empat) unsur penting yang terkandung di dalam pengertian tersebut.

Soal 1.17: Manfaat dan Pentingnya Manajemen Risiko bagi Perusahaan

Uraikan manfaat dan alasan mengapa manajemen risiko sangat penting bagi suatu perusahaan korporat atau badan usaha.

Soal 1.18: Tahapan dalam Proses Manajemen Risiko

Jelaskan tahapan-tahapan dalam proses manajemen risiko.

Soal 1.19: Prinsip-Prinsip Manajemen Risiko Berdasarkan ISO 31000

Uraikan prinsip-prinsip pelaksanaan manajemen risiko yang baik berdasarkan standar ISO 31000.

Soal 1.20: Physical Control vs Financial Control dalam Pengendalian Risiko

Uraikan perbedaan antara pengendalian risiko secara fisik (physical control) dan secara finansial (financial control).

Soal 1.21: Pertimbangan Sebelum Melakukan Eliminasi Risiko

Jelaskan pertimbangan yang perlu diambil oleh seorang manajer risiko sebelum memutuskan untuk melakukan eliminasi risiko.

Soal 1.22: Identifikasi Risiko dan Teknik-Tekniknya

Uraikan cakupan identifikasi risiko (risk identification) dan teknik-teknik yang dapat digunakan agar proses tersebut berjalan efektif.

Soal 1.23: Pre-Loss Risk Reduction vs Post-Loss Risk Control

Uraikan perbedaan antara pre-loss risk reduction dengan post-loss risk control disertai contohnya.

Soal 1.24: Economic Control dalam Pengendalian Risiko

Uraikan pengertian economic control dalam pengendalian risiko.


Biaya Risiko (Cost of Risk)

Soal 1.25: Dua Bentuk Cost of Risk

Uraikan 2 (dua) bentuk cost of risk akibat terjadinya suatu peristiwa risiko.

Soal 1.26: Kelemahan Statistik Kerugian dalam Mengukur Cost of Risk

Uraikan 4 (empat) kekurangan atau kelemahan dari statistik kerugian dalam mengukur besarnya cost of risk.


Manfaat Asuransi dan Pembagian Risiko

Soal 1.27: Peran Asuransi dalam Loss Control

Uraikan peran asuransi dalam upaya pencegahan dan pengendalian kerugian (loss control).

Soal 1.28: Manfaat Asuransi bagi Tertanggung dan Masyarakat

Uraikan manfaat asuransi bagi tertanggung berbentuk perusahaan (termasuk manfaat sosial) dan bagi masyarakat secara luas.


Self-Insurance dan Captive Insurance

Soal 1.29: Self-Insurance vs Non-Insurance

Jelaskan pengertian self-insurance, perbedaannya dengan non-insurance, serta uraikan keunggulan dan kelemahannya bagi suatu organisasi.

Soal 1.30: Captive Insurance dan Keuntungannya

Uraikan pengertian perusahaan asuransi captive serta jelaskan keuntungan dari pengoperasiannya bagi perusahaan induk.

Soal 1.31: High Net Worth Individual (HNWI) dan Pendekatan Transfer Risiko

Uraikan pengertian status high net worth individual (HNWI) dan bagaimana pendekatan mereka dalam memutuskan pengalihan risiko melalui asuransi.


Struktur Pasar dan Regulasi

Soal 1.32: Manajemen Risiko Perusahaan Asuransi Berdasarkan POJK No. 44/POJK.05/2020

Uraikan cakupan penerapan manajemen risiko secara efektif pada perusahaan asuransi berdasarkan POJK No. 44/POJK.05/2020.

Soal 1.33: UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian

Berdasarkan UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, uraikan:

  • a. Definisi usaha asuransi umum

  • b. Ruang lingkup usaha asuransi umum

  • c. Perbedaan peran antara pialang asuransi dan agen asuransi

  • d. Perbedaan antara pemegang polis dan tertanggung

Soal 1.34: Jenis Perusahaan Perasuransian dan Pelaku Pasar

Sebutkan 7 (tujuh) jenis perusahaan perasuransian dan identifikasi kelompok pelaku pasar asuransi lainnya.