INFO

Klik ikon tanda panah di samping judul soal untuk membuka/menampilkan Jawaban .

Soal 1: Komponen Utama Risiko

Uraikan 3 (tiga) komponen utama pengertian risiko.

Soal 2: Profil Risiko Low Frequency & High Severity

Uraikan profil risiko low frequency and high severity, disertai contohnya.

Soal 3: Elemen & Bentuk Risiko

Berkaitan dengan konsep asuransi, identifikasikan 4 (empat) elemen dalam pengertian umum istilah risiko dan uraikan 3 (tiga) bentuk pengertian istilah risiko dalam pasar asuransi.

Soal 4: Pengukuran Risiko

Jelaskan parameter-parameter yang digunakan dalam pengukuran tingkat risiko.

Soal 5: Peril & Hazard

Berkaitan dengan konsep risiko, uraikan pengertian peril dan hazard, masing-masing disertai contohnya.

Soal 6: Moral Hazard

Berkaitan dengan konsep risiko, jelaskan pengertian moral hazard dalam asuransi.

Soal 7: Contoh Physical Hazard & Moral Hazard

Berikan contoh physical hazard dan moral hazard dalam praktik asuransi.

Soal 8: Fakta Material & Contoh Hazard

Uraikan pengertian fakta material dan masing-masing 2 (dua) contoh physical dan moral hazard yang termasuk fakta material.

Soal 9: Definisi Fakta Material

Apa yang dimaksud dengan fakta material dalam asuransi?

Soal 10: Risiko Partikular

Berkaitan dengan konsep asuransi, uraikan pengertian risiko partikular dengan disertai contohnya.

Soal 11: Risiko Fundamental

Uraikan pengertian risiko fundamental.

Soal 12: Risiko Finansial vs Non-Finansial

Berkaitan dengan konsep asuransi, uraikan pengertian risiko finansial dan risiko non-finansial; masing-masing disertai contoh.

Soal 13: Risiko Spekulatif vs Risiko Murni

Berkaitan dengan konsep asuransi, uraikan pengertian risiko spekulatif dan risiko murni; masing-masing disertai contoh.

Soal 14: Investasi Saham

Berkaitan dengan konsep asuransi, jelaskan mengapa risiko berinvestasi di pasar saham tidak dapat diasuransikan.

Soal 15: Kebijakan Publik

Berkaitan dengan konsep asuransi, jelaskan mengapa risiko yang bertentangan dengan kebijakan publik tidak dapat diasuransikan.

Soal 16: Subject Matter

Uraikan perbedaan antara subject matter of insurance dan subject matter of contract; berikan contoh dalam asuransi harta benda serta jelaskan pengertian homogeneous exposure.

Soal 17: Homogeneous Exposures

Berkaitan dengan konsep asuransi, jelaskan pentingnya homogeneous exposures bagi underwriter dalam mempertimbangkan apakah suatu risiko dapat diasuransi atau tidak.

Soal 18: Risk Transfer

Berkaitan dengan konsep asuransi, uraikan fungsi asuransi sebagai perwujudan dari prinsip risk transfer.

Soal 19: Manfaat Sosial Asuransi

Berkaitan dengan konsep asuransi, uraikan manfaat sosial dari asuransi di mana tertanggung adalah suatu perusahaan.

Soal 20: Risk-Seeking & Risk-Averse

Berkaitan dengan konsep risiko, uraikan pengertian risk-seeking dan risk-averse sebagai bentuk perilaku seseorang dalam menghadapi risiko.

Soal 21: Manajemen Risiko

Jelaskan pengertian manajemen risiko secara umum.

Soal 22: Prinsip Manajemen Risiko

Uraikan prinsip-prinsip manajemen risiko yang baik.

Soal 23: Identifikasi Risiko

Berkaitan dengan manajemen risiko, uraikan cakupan risk identification dan peran penanggung di dalamnya.

Soal 24: Eliminasi Risiko

Berkaitan dengan manajemen risiko, uraikan pertimbangan yang perlu diambil manajer risiko sebelum memutuskan untuk melakukan eliminasi risiko.

Soal 25: Kontrol Risiko

Berkaitan dengan manajemen risiko, uraikan perbedaan antara physical control dan financial control.

Soal 26: Pencegahan Kerugian

Berkaitan dengan manajemen risiko, uraikan peran asuransi dalam upaya pencegahan dan pengendalian kerugian.

Soal 27: Keputusan Tertanggung

Berkaitan dengan manajemen risiko, jelaskan pendekatan yang umumnya diambil tertanggung individu dalam memutuskan untuk membeli polis asuransi umum.

Soal 28: POJK No. 44/2020

Uraikan cakupan penerapan manajemen risiko secara efektif pada perusahaan asuransi berdasarkan POJK No. 44/POJK.05/2020.

Soal 29: Struktur Pasar Asuransi

Jelaskan struktur pasar asuransi serta ruang lingkup usaha perasuransian berdasarkan ketentuan dalam undang-undang yang berlaku.

Soal 30: Usaha Perasuransian (UU No. 40/2014)

Berkaitan dengan struktur pasar asuransi, uraikan pengertian usaha perasuransian dan ruang lingkup usaha asuransi umum berdasarkan UU No. 40 tahun 2014.

Soal 31: Pemegang Polis vs Tertanggung (UU No. 40/2014)

Berkaitan dengan struktur pasar asuransi, uraikan perbedaan antara pemegang polis dan tertanggung berdasarkan UU No. 40 tahun 2014 tentang Perasuransian.

Soal 32: Kelompok Pelaku Pasar Asuransi

Uraikan 5 (lima) kelompok pelaku pasar asuransi.

Soal 33: Peran Underwriter

Berkaitan dengan pasar asuransi, uraikan peran underwriter.

Soal 34: Pialang Asuransi (POJK 70/2016)

Berkaitan dengan struktur pasar asuransi, uraikan peran pialang asuransi dalam penanganan klaim berdasarkan POJK no. 70/POJK.05/2016.

Soal 35: Aggregator

Berkaitan dengan struktur pasar asuransi, uraikan peran aggregator.

Soal 36: Saluran Pemasaran (SE OJK No. 19/2020)

Uraikan 4 (empat) saluran pemasaran produk asuransi berdasarkan SE OJK No. 19/SEOJK.05/2020.

Soal 37: POJK No. 23/2015

Sebutkan 7 (tujuh) ketentuan yang harus dicantumkan dalam polis asuransi berdasarkan POJK No. 23/POJK.05/2015.

Soal 38: Insurable Interest (Marine & Non-Marine)

Uraikan kapan insurable interest harus ada dalam lini usaha asuransi marine dan lini usaha asuransi non-marine.

Soal 39: Elemen Insurable Interest

Uraikan 3 (tiga) elemen utama prinsip insurable interest.

Soal 40: Penerapan Insurable Interest (Bailees & Tenants)

Uraikan penerapan prinsip insurable interest dalam hal tertanggung sebagai bailees dan tenants.

Soal 41: Prosedur Underwriting

Berkaitan dengan prosedur underwriting, uraikan fungsi quotation dan proposal form.

Soal 42: Prosedur Penerbitan Quotation

Uraikan prosedur penerbitan quotation pada umumnya.

Soal 43: Pertanyaan Umum & Khusus SPPA

Uraikan pertanyaan umum dan pertanyaan khusus pada surat permohonan penutupan asuransi.

Soal 44: Alternatif Proposal Form

Uraikan 2 (dua) alternatif dari cara konvensional pengumpulan informasi dalam proposal form produk asuransi individual.

Soal 45: Piramida Informasi

Berkaitan dengan proses underwriting, uraikan cakupan data operational level dalam struktur piramida informasi.

Soal 46: Fungsi Declaration

Uraikan fungsi declaration dalam proposal forms.

Soal 47: Fakta Material (Cara Memperoleh)

Sebutkan dan jelaskan tiga cara penanggung memperoleh fakta material dari tertanggung.

Soal 48: Penanganan Klaim (Polis Belum Terbit)

Uraikan penanganan klaim asuransi atas suatu pertanggungan di mana polis belum diterbitkan tetapi telah ada kesepakatan penutupan asuransi.

Soal 49: Caveat Emptor

Uraikan mengapa prinsip caveat emptor tidak tepat untuk diterapkan pada kontrak asuransi.

Soal 50: Preamble

Uraikan pengertian preamble dalam polis asuransi.

Soal 51: Fungsi Ikhtisar Polis

Uraikan fungsi ikhtisar polis asuransi.

Soal 52: Recital Clause

Uraikan pengertian recital clause dalam polis asuransi.

Soal 53: Operative Clause

Uraikan pengertian operative clause dalam polis asuransi.

Soal 54: Warranty

Uraikan pengertian warranty dalam polis asuransi.

Soal 55: Kondisi Kontrak

Berkaitan dengan prinsip underwriting, jelaskan perbedaan antara implied condition dan express condition dalam kontrak asuransi.

Soal 56: Pengecualian

Jelaskan perbedaan antara general exclusion dan specific exclusion dalam polis asuransi.

Soal 57: Information & Facilities

Uraikan isi dari bagian information and facilities pada polis asuransi.

Soal 58: Cover Notes

Uraikan fungsi dari cover notes dalam penutupan asuransi.

Soal 59: Sertifikat Asuransi

Uraikan fungsi sertifikat asuransi.

Soal 60: Fungsi Polis

Jelaskan fungsi polis dalam konteks kontrak asuransi.

Soal 61: Uberrimae Fides

Uraikan penerapan prinsip uberrimae fides (itikad baik yang sempurna) dalam kontrak asuransi.

Soal 62: Utmost Good Faith & Konsekuensi

Uraikan pengertian prinsip utmost good faith dan konsekuensinya.

Soal 63: Utmost Good Faith (Kedua Pihak)

Jelaskan bagaimana prinsip utmost good faith dalam kontrak asuransi diterapkan pada pihak tertanggung maupun penanggung.

Soal 64: Misrepresentation vs Non-Disclosure

Uraikan perbedaan antara misrepresentation dan non-disclosure.

Soal 65: Duty of Disclosure (Waktu)

Uraikan ketentuan terkait duty of disclosure pada saat permulaan, pertengahan dan perpanjangan kontrak asuransi.

Soal 66: Duty of Disclosure (Kebakaran)

Uraikan ketentuan terkait duty of disclosure pada Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia.

Soal 67: Duty of Disclosure (Pelanggaran)

Uraikan syarat agar penanggung dapat melaksanakan opsi yang tersedia baginya dalam hal tertanggung tidak memenuhi duty of disclosure saat proses penutupan risiko asuransi.

Soal 68: Fakta yang Tidak Perlu Diungkap

Uraikan 5 (lima) jenis fakta yang tidak perlu diungkapkan calon tertanggung.

Soal 69: Tanggung Jawab Penanggung (Duty of Disclosure)

Uraikan tanggung jawab penanggung dalam penerapan duty of disclosure.

Soal 70: Concealment

Uraikan pengertian concealment dan pilihan tindakan yang dapat diambil oleh penanggung dalam hal terjadi concealment.

Soal 71: Proximate Cause

Berkaitan dengan prinsip asuransi, jelaskan cara menentukan proximate cause dalam suatu peristiwa kerugian.

Soal 72: Prinsip Kontribusi

Berkaitan dengan prinsip underwriting, jelaskan pengertian prinsip kontribusi dan syarat penerapannya.

Soal 73: Adjustable Premium

Berkaitan dengan prinsip underwriting, uraikan pengertian adjustable premium.

Soal 74: Subrogasi (PSAKI)

Berkaitan dengan prinsip underwriting, uraikan ketentuan subrogasi dalam Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia.

Soal 75: Asuransi Kebakaran

Uraikan 5 (lima) informasi utama terkait risiko yang diasuransikan yang diperlukan dalam proses underwriting asuransi kebakaran.

Soal 76: Underwriting Asuransi Rumah Tinggal

Uraikan informasi utama terkait risiko bangunan dan isi bangunan yang diperlukan dalam proses underwriting asuransi rumah tinggal.

Soal 77: Peran Asuransi dalam Fire Waste

Berkaitan dengan konsep asuransi, jelaskan peran asuransi dalam mengendalikan fire waste.

Soal 78: Reasonable Precautions

Uraikan pengertian reasonable precautions dalam polis asuransi.

Soal 79: Jaminan Polis (Basic Cover & Reinstatement)

Jelaskan perbedaan antara basic cover dan reinstatement dalam polis asuransi.

Soal 80: Reasuransi

Jelaskan perbedaan antara reasuransi proportional dan non-proportional.

Soal 81: Premi & Biaya

Uraikan variable expenses (biaya) yang harus diperhitungkan oleh underwriter dalam menetapkan premi asuransi.

Soal 82: Risk Premium

Berkaitan dengan prinsip underwriting, jelaskan pengertian risk premium dan 3 (tiga) elemen utamanya.

Soal 83: Cost of Production

Berkaitan dengan prinsip dan praktek underwriting, uraikan pentingnya data klaim sebagai cost of production bagi underwriter dalam penetapan premi.

Soal 84: Underlying Claims Cost

Uraikan pengertian underlying claims cost dalam analisa underwriter terhadap data historis klaim.

Soal 85: Riwayat Klaim

Uraikan aspek-aspek utama yang perlu diperhatikan oleh underwriter dalam mengevaluasi riwayat klaim (claim history) atau data historis klaim.

Soal 86: Risiko Tak Terprediksi

Uraikan langkah yang dapat ditempuh underwriter dalam mengelola risiko di mana data historis klaimnya tidak dapat diprediksi.

Soal 87: Frequency & Severity

Uraikan pentingnya frequency dan severity dari suatu risiko bagi underwriter.

Soal 88: Earned Loss Ratio

Jelaskan pengertian earned loss ratio.

Soal 89: Claims Loss Ratio

Berkaitan dengan prinsip dan praktek underwriting, uraikan pengertian claims loss ratio.

Soal 90: Accounting Year

Uraikan konsep pemantauan kinerja underwriting berdasarkan accounting year.

Soal 91: Underwriting Year

Jelaskan konsep pemantauan kinerja underwriting berdasarkan underwriting year; disertai contoh perhitungannya.

Soal 92: Policy Year

Jelaskan konsep pemantauan kinerja underwriting berdasarkan policy year; disertai contoh perhitungannya.

Soal 93: Aktuaris

Apa tugas aktuaris dan bagaimana perannya dalam penerapan manajemen risiko pada perusahaan asuransi?